Tak Semanis Madu
seru Tari yang terlihat turun dari taksi saat aku hendak memperkenalkan diri membuatku kaget.
"Tari? Kenapa Tari bisa kesini? Aduh, pake lupa lagi ngasih tau Tari untuk tetap tinggal di Jakarta." gumamku.
"Tari, ngapain kamu kesini?" tanyaku setelah Tari mendekat.
"Aku kangen sama kamu, Mas," katanya manja seraya memelukku, membuatku tak nyaman karena saat ini Raka menatapku tak biasa.
Kuurai pelukan Tari. "Kamu masuk dulu aja ya, Tar," kataku.
Hot Chapters