Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
FALLING FOR THE BEAST

FALLING FOR THE BEAST

“JANGAN TUNJUKKAN WAJAHMU DI HADAPANKU LAGI!” Sesak. Marah, sedih—kecewa. Semua perasaan itu membanjiri Crystal hingga tidak bisa dikendalikan. Tubuh Crystal gemetar hebat, ia kesulitan bernapas, kemudian rasa sesal memenuhi dirinya.
1027.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai tarik ulur perasaan
Baca
+Pustaka
The Second Season

The Second Season

Gimana tidak kesal kalau pikiran sedang terbang melayang ke ilmu tertinggi, tiba-tiba dijatuhin dengan tepukan tangan di depan muka? “Lo lagi kemana sih? Dalem banget pemikiran lo. Kadang hidup itu nggak usah dibawa susah, alasan kecil aja bisa jadi hal yang besar, seperti rindu.” Plak! Tidak terima, Tiara memukul punggung Ilham. Gantian. Tiara sedang serius malah di bercandaiin.
106.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 258 kali sebagai tarik ulur perasaan
Baca
+Pustaka
The Hottest Desire (Bahasa Indonesia)

The Hottest Desire (Bahasa Indonesia)

ucap Bara sembari menyeringai dan melangkah pergi. Bara membanyangkan wajah Makaila. Ada perasaan menggebu yang kita membuat dadanya terasa begitu panas. Darah seakan-akan bergejolak di sekujur tubuhnya, membuat Bara merasakan rasa euforia yang sangat menyenangkan. Biasanya, Bara merasakan hal seperti ini saat dirinya bertarung atau membunuh musuhnya. Namun, saat ini Bara merasakan sensasi yang sama hanya dengan membanyangkan jika dirinya akan bertemu dengan perempuan yang sudah mengalihkan dunianya. “Tunggu aku, Kaila,” bisik Bara.
10100.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.9K kali sebagai tarik ulur perasaan
Baca
+Pustaka
Skandal Asmara Putri yang Terlarang

Skandal Asmara Putri yang Terlarang

Rasa pembangkangan muncul dariku secara bergelombang. "Jika kamu benar-benar ingin aku menderita, kusarankan kamu biarkan orang lain mencoba mencambukku," kataku sambil mengangkat alis. Bibir Ulric mengerut karena tidak senang. Aku tersenyum, merasa cukup puas karena telah menghancurkan kepercayaan dirinya.
103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai tarik ulur perasaan
Baca
+Pustaka
Hati Yang Tersakiti

Hati Yang Tersakiti

Semua orang berlinang air mata. Ekspresi mereka penuh penyesalan dan rasa sakit. Entah berapa lama waktu pun berlalu. Saat ini Abang berbicara lebih dulu, karena menangis terlalu keras, suaranya agak serak. "Linda... Apa dia baik-baik saja? Apa luka bakar di lengannya masih sakit?" Dia hendak mengirim pesan kepadaku, tapi tiba-tiba sadar dia tidak ada nomor aku.
22.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 458 kali sebagai tarik ulur perasaan
Baca
+Pustaka
RADANIA

RADANIA

"Perkataan gue bagi lo itu cuma angin lewat, dan apa lo pernah pikirin perasaan gue sedikit aja, waktu lo berusaha berulang kalinya coba nyakitin perasaan gue? bahkan perasaan gue itu cuma hamparan debu yang gak berarti apa-apa buat lo Ga." "Gue ngerti ko Ga, gue ini cuma orang asing yang lo tarik paksa masuk ke dalam hidup lo." lirihnya "Lanjutin Ga, lanjutin jatah nakal lo, berlari kemanapun yang lo mau, kalo lo udah cape dan gak mau berlari lagi lo liat kebelakang masih ada gue." ucapnya menjeda perkataannya "Kalo belum terlambat." ucapnya melangkahkan kakinya meniki tangga.
9.54.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 169 kali sebagai tarik ulur perasaan
Baca
+Pustaka
Just Friend (Trilogi Just, Seri-1)

Just Friend (Trilogi Just, Seri-1)

Atau mencoba bermain tarik ulur? Seketika desahan pelan keluar di sela bibir saat ingat kebersamaan si Kutilangdara dengan pria yang katanya anak kuliahan kemarin. Entah kenapa aku jadi semakin geram melihat gadis itu tersenyum kepada pacarnya. Kepala terasa mendidih, sebaiknya aku mandi saja setelah itu sarapan agar bisa bertemu dengan Papa sebelum berangkat sekolah.
1010.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 364 kali sebagai tarik ulur perasaan
Baca
+Pustaka
ENAK, PAK DOSEN!

ENAK, PAK DOSEN!

Suaranya sudah tidak lagi mengandung kemarahan, melainkan sisa-sisa perlawanan yang mulai luntur. “Tahan dikit, Ra. Just feel it. Kalo mau pipis, pipis aja gak usah ditahan. Itu artinya lo mau klimaks.” “Apa iya?” “Iya. Mau gue percepat?”
9.9281.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.6K kali sebagai tarik ulur perasaan
Tampilkan Ulasan (32)
Baca
+Pustaka
Zizizaq
Suka baca karya orang lain, selain seru buat belajar juga. Ini ceritanya bagus.🤍 baca juga karya Zizizaq 1. Nikah kontrak berbuah cinta 2. Antara mencintai dan melupakan 3. Wanita ketiga duda kaya
OTHOR CENTIL
Hallo, Kak. Maaf kalau ceritanya tidak sesuai ekspektasi Kakaknya, ya. Di bab awal itu sudah jelas, Diana butuh uang karena uang sakunya dibatasi. Soal password kartu ATM itu, Damar juga bilang kok kalau sandinya nanti dikasih tahu lewat pesan.
Baca Semua Ulasan
KUBUAT MADUKU GENDUT

KUBUAT MADUKU GENDUT

Sementara aku berjalan di belakang mereka dengan dada dipenuhi bara. Api cemburu berpadu amarah membuatku selama acara makan ini tak banyak bicara. Makan pun mau-mau, tidak-tidak. Selera pada kuliner menggoyang lidah ini telah menguap terbawa emosi. Duhai, beginikah rasanya dicampakkan? Kok, ya sakitnya gak ketulungan. Jadi paham perasaan Tiara dulu ketika mas Ragil menikah denganku.
1010.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 212 kali sebagai tarik ulur perasaan
Baca
+Pustaka
Perasaan Setelah Jadi Abu

Perasaan Setelah Jadi Abu

Kirana berteriak dan memaki Candra sambil menangis. Namun, Candra malah tertawa sinis dan berkata dengan nada mencemooh, "Ini trik barunya, ya? Pura-pura menghilang supaya aku merasa bersalah? Ah. Sungguh murahan." Air mata membuat pandanganku kabur. Ketika Candra mengatakan hal itu, perasaanku padanya benar-benar mati.
5.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 161 kali sebagai tarik ulur perasaan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status