Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suami Penggantiku Bukan Lelaki Murahan

Suami Penggantiku Bukan Lelaki Murahan

sapa Ellen perlahan penuh kehati-hatian. Pria itu mengangkat wajahnya. Ditatapnya wajah gadis belia itu dengan sorot mata tajam mengintimidasi. Ellen muda pun terkejut. Bagaimana bisa wajah yang terlihat hangat bisa memancarkan aura mengintimidasi yang sangat kuat? Berbeda dari beberapa saat yang lalu. Mungkin kedatangannya mengganggu pria itu. Sehingga dia bersikao seperti itu. Harus segera menanyakan apa yang perlu lalu segera pergi, batin Ellen muda.
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai tatapan mengintimidasi
Baca
+Pustaka
INTAN (Sekuat Hati yang Terkoyak)

INTAN (Sekuat Hati yang Terkoyak)

balasnya galak. Izar yang tadi memusatkan perhatian pada ponselnya kaget dengan perubahan sikap Intan. Tetapi ia juga senang sang sepupu sudah mulai menunjukkan taringnya. Seperti hewan jika terhimpit dan terdesak terus menerus pasti akan melakukan perlawanan pada akhirnya demi melindungi diri sendiri. *
103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai tatapan mengintimidasi
Baca
+Pustaka
Terpenjara Cinta Sang CEO Kejam

Terpenjara Cinta Sang CEO Kejam

tanya wanita itu dengan suara mengintimidasi. Vallen menegang dan tidak bisa berkata-kata lagi. Napasnya tercekat dan tenggorokannya terasa kering kerontang. Sehingga, menelan ludah saja rasanya dia sudah sangat kesulitan karena terlalu gugup serta takut.
1024.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 567 kali sebagai tatapan mengintimidasi
Baca
+Pustaka
Tetangga Meresahkan

Tetangga Meresahkan

Tetangga Meresahkan Bab 15 Bu Darmi sepertinya sudah bisa menguasai rasa gelisahnya. Karena wajahnya terlihat mulai sedikit tenang. "Memang apa yang Saya lakukan?"ucapnya pura -pura tenang. "Eeehhhmmmm... Yang bener Bu Darmi tidak tahu,"ucapku mengejek. "Ya kalau Saya tahu, untuk apa saya bertanya sama kamu!"jawabnya ketus
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 165 kali sebagai tatapan mengintimidasi
Baca
+Pustaka
Just Friend (Trilogi Just, Seri-1)

Just Friend (Trilogi Just, Seri-1)

komentarnya di luar dugaan. Aku hanya menggaruk kepala tak gatal menanggapi perkataannya. “Jangan bilang siapa-siapa.” Jari telunjuk bergerak tepat ke depan wajahnya. “Awas kalau yang lain tahu, gue intimidasi beneran nanti.” “Intimidasi beneran? Berarti selama ini lo nggak serius dong mau intimidasi gue?” Si Kutilangdara nyengir lagi dengan kedua alis naik turun.
1010.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 208 kali sebagai tatapan mengintimidasi
Baca
+Pustaka
Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel

Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel

"Dia menggunakan teknik psikologis kotor untuk membuat mereka takut memberikan kesaksian yang jujur!" Peter tertawa ringan mendengar tuduhan desperasi yang konyol itu. Suara tawanya bergema di ruang rapat yang hening, menciptakan kontras yang mengerikan dengan ketegangan yang ada. "Mengintimidasi?" Peter mengulang kata itu sambil menatap Ricardo dengan pandangan tajam seperti pisau bedah yang akan memotong kebohongan. "Atau mungkin Anda ketakutan setengah mati karena sandiwara murahan Anda akan terbongkar di hadapan publik?"
1045.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai tatapan mengintimidasi
Baca
+Pustaka
Kesempatan Kedua Sang Legenda

Kesempatan Kedua Sang Legenda

kata Kaor provokatif, membuat suasana seketika tegang. Gillian menggelengkan kepala tidak setuju, sementara Belinda menutupi wajah dengan satu tangan, seolah malu. Orang-orang yang berkumpul di sana semuanya tipe kasar yang sudah cukup banyak melihat kesulitan. Mereka tidak langsung melawan, mengingat kehadiran penguasa, tapi mereka tidak repot-repot menyembunyikan ketidaksenangan mereka, memancarkan aura ganas dan mengintimidasi.
102.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai tatapan mengintimidasi
Baca
+Pustaka
AKU MENIKAH DENGAN PRIA YANG MEMBENCIKU

AKU MENIKAH DENGAN PRIA YANG MEMBENCIKU

Tatapan matanya tajam, menusuk, dan memancarkan aura intimidasi level tinggi yang bisa membuat lawan bicara ciut dan mundur ketakutan. "Lo ngomong apa?" tanya Arkana pelan. Suaranya rendah, berat, namun sangat jelas terdengar dan menusuk sampai ke tulang. "Gue jalan sendiri, nggak ganggu lo kan? Jadi kenapa lo berani nahan gue?"
103.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai tatapan mengintimidasi
Baca
+Pustaka
Menantu Pahlawan Negara

Menantu Pahlawan Negara

Dia bahkan bisa membuat manajer Hainiken berlutut dan menampar di sendiri di wilayah kekuasaan Hainiken. Apa yang disebut dengan mengintimidasi? Inilah yang disebut dengan mengintimidasi! "Wah! Tuan Muda Werdi benar-benar mengintimidasi, benar-benar luar biasa!" "Pria seperti ini baru bisa memberikan keamanan. Menjadi wanitanya Tuan Muda Werdi, siapa lagi yang berani menindasku?!" "Oh, tolonglah, jangan berhalusinasi lagi! Apa kamu nggak lihat Tuan Muda Werdi melakukan ini demi membela Futari?"
8.82.7M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82.4K kali sebagai tatapan mengintimidasi
Tampilkan Ulasan (623)
Baca
+Pustaka
Arjun Mubarak
ini yg idiot ardika apa luna istrinya atau penulisnya yg idiot udah sejauh ini ceritanya masa istrinya sendiri msih blm tau indentitas suaminya...pdahal fasilitas serta kemewahan yg di nikmati oleh keluarga istrinya semua dri ardika... seluruh penduduk kota tau siapa ardika istrinya sendiri ga tau..
Muh Arsyad Gassing Al-Makassary
Kenapa Posting sedikit sedikit Beginilah,Ini Penulisnya Yg Dungu atau GoodNovel yg TDK beres, sy akan Screenshot ini baru Share klo ini Aplikasi kurang menyenangkan, maksud saya adalah apa ruginya kalian posting banyak²Bab setiap, kan kita juga bayar membacanya, Dasar emang Dungu dan Goblok............
Baca Semua Ulasan
Suami Hebat yang Menyamar

Suami Hebat yang Menyamar

“Ditipu?! Apa maksudmu? Jangan harap kau bisa bicara sembarangan pada kami!” Richard menyeringai lebar. “Jika aku mati di sini, tak satu pun dari kalian akan keluar hidup-hidup. Ingat, jika aku bisa datang ke ruangan ini dan menghajar boss kalian, bagaimana bisa kalian berpikir aku hanya datang sendirian?!” Richard mulai membual, dalam situasi kalah jumlah seperti itu, membual adalah salah satu cara terbaik untuk mengintimidasi musuh. Menciptakan kegelisahan dan rasa was-was di hati pasukan itu.
9.3190.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.8K kali sebagai tatapan mengintimidasi
Tampilkan Ulasan (65)
Baca
+Pustaka
Banin SN
Bismillahirrohmanirohim, dengan ini, author menyatakan, novel ini telah sampai di penghujung cerita. Ada banyak sekali kekurangan yang terdapat di novel ini, namun, beberapa dari kalian bersedia menerima dan berkenan membacanya hingga ke penghujung bab. Terima kasih dna mohon maaf yang sebsar2nya
Rana Semitha
hallo semua, saya hanya ingin menyampaikan ada regulasi baru di aplikasi ini di mana bab berbayar dipatok 14 koin oleh GN, bukan oleh Author. jika isinya sedikit tapi mahal, ini karena mungkin author belum sadar ada regulasi baru. tapi tenang. saya udah kasih tau author buku ini. terima kasih
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status