Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Hari-Hari Terakhir Sebelum Bercerai

Hari-Hari Terakhir Sebelum Bercerai

Figo melemparkan sebuah dokumen di hadapan Sora. “Kita akan bercerai enam bulan lagi. Aku nggak akan berubah pikiran,” ucapnya, dingin. Sora menatap dokumen itu tenang. “Baik. Aku juga ingin semuanya segera berakhir.” Sora lelah dengan pernikahan ini. Selama hampir lima tahun menjadi istri Figo, Sora hanya hidup dalam bayang-bayang kebencian pria itu. Tidak ada cinta. Tidak ada kehangatan. Di mata Figo, Sora hanyalah perempuan licik yang mengacaukan hidupnya. Namun, ketika perceraian di depan mata, Figo tiba-tiba berubah.
1027.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 1.1K Beses bilang teka-teki terakhir
Read
+Library
Tanpa Ayah di Hari Terakhir

Tanpa Ayah di Hari Terakhir

Suamiku … seorang komandan resimen yang telah menikah denganku selama sepuluh tahun, kutahan di luar ruang duka anak kami. Bukan tanpa alasan. Sebelum mengembuskan napas terakhirnya, anakku meninggalkan tiga permintaan terakhir. Permintaan pertama … Untuk sementara waktu, jangan beri tahu ayah tentang kematiannya. Dia takut ayahnya akan bersedih. Permintaan kedua …. Masakkan makanan kesukaan ayah, lalu mintalah ayah menemaninya merayakan ulang tahunnya yang terakhir. Dan permintaan ketiga …. Jika ayah tak datang, maka pastikan, benar-benar pastikan, jangan pernah biarkan pria itu muncul lagi di depan makamnya. Jadi, setelah anakku tiada …. Meski hujan deras mengguyur di luar aula duka. Meski pria itu berdiri dengan mata merah dan tubuh gemetar. Meski tangisnya pecah histeris di balik pintu ruang duka …. Aku tetap tak membiarkannya mendekati anakku. Bahkan selangkah pun tidak. Tiga hari lalu, Yuda Saloka menghabiskan semalaman bersama cinta pertamanya. Bersama anak perempuan itu, mereka menyalakan kembang api. Saat pulang, dia membawa sebuah tas sekolah baru. Katanya … sebagai pengganti karena telah melewatkan ulang tahun anak kami. Tapi dia mengerutkan kening, tak mengerti alasan air mata di sudut mataku. “Cuma ulang tahun saja, ‘kan? Nanti juga bisa dirayakan lagi.” Saat itu, dia belum tahu … Anak kami … yang baru berusia lima tahun … telah meninggal karena asma. Dan takkan pernah lagi punya kesempatan menyambut hari pertamanya bersekolah.
3.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 96 Beses bilang teka-teki terakhir
Read
+Library
Sepuluh Ribu Terakhir Untuk Hasna

Sepuluh Ribu Terakhir Untuk Hasna

Kilau Cantika
Kisah bermula dari hubungan sepasang suami istri yang telah membina rumah tangga dengan bahagia harus terpisahkan karena perbedaan besarnya nafkah yang diberi seorang suami padanya.
101.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 51 Beses bilang teka-teki terakhir
Read
+Library
Puteri Terakhir Keluarga Mafia Berkuasa

Puteri Terakhir Keluarga Mafia Berkuasa

Jalan hidup tidak ada yang tahu. Reina yang sebelumnya hidup di kota yang penuh dengan diskriminasi pada kaum minoritas. Kini dia kembali ke kota asalnya yaitu Distrik Kumuh. Gadis yang akan menginjak 17 tahun itu, tidak menyangka jalan hidupnya yang dikenal sebagai jenius pemecah misteri akan mengarah pada hal yang tidak pernah dipikirkannya yaitu menjadi putri sulung anak seorang mafia di kota itu. "Aku ingin tahu siapa yang membawaku ke kota terkutuk itu, juga siapa yang membunuh orang tuaku. Aku akan menghancurkannya sampai anak-cucunya"
676 viewsOngoingIdinagdag sa Library 18 Beses bilang teka-teki terakhir
Read
+Library
PELUKAN TERAKHIR IBU di HARI RAYA

PELUKAN TERAKHIR IBU di HARI RAYA

Fitria 38
Penyesalan selalu datang di akhir, ketika semua yang sudah ada dalam genggaman hilang dan lepas. Hanum berusaha untuk menepati janjinya setiap sebulan sekali pulang menjenguk sang ibu yang sudah renta di desa. Namun sayang, kehidupan di kota merubah segalanya.
1.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 30 Beses bilang teka-teki terakhir
Read
+Library
Cinta yang Luruh Bersama Cahaya Terakhir

Cinta yang Luruh Bersama Cahaya Terakhir

Saat aku melakukan pengambilan sel telur yang ketiga kalinya untuk program bayi tabung, Johannes sedang lembur dan tidak bisa menemaniku. Aku terbangun tengah malam karena kesakitan. Aku mendapati tangan dan kakiku bengkak, sedangkan perutku penuh cairan hingga membengkak bagaikan wanita hamil delapan bulan. Aku hampir tidak bisa bernapas dan dengan panik meraih ponsel untuk menghubunginya. Telepon berdering selama semenit sebelum diangkat. Namun, yang mengangkat telepon bukanlah Johannes, melainkan seorang wanita asing. "Halo?" Suaranya terdengar lembut dan penuh gairah. "Siapa kamu? Johannes, aku nggak bisa bernapas." "Kamu nakal. Kenapa kamu masih pakai baju?" Plak! Terdengar suara cambukan yang nyaring dengan diiringi erangan wanita. Kemudian, panggilannya pun terputus.
5.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 110 Beses bilang teka-teki terakhir
Read
+Library
Laskar Dewa Sitija(Sang Yadawa Terakhir)

Laskar Dewa Sitija(Sang Yadawa Terakhir)

Hendry Octa
Raden Sitija /Bhomanarakasura dan kelima teman Raksasanya yang menyamar menjadi rakyat biasa di Indonesia. Yang akhirnya diketahui keberadaannya oleh Kepala divisi Agen Rahasia negara. Hingga merekrut Mereka menjadi Bagian guna menumpas Organisasi terlarang Internasional yang akan merusak kewibawaan bangsa Indonesia
7.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 288 Beses bilang teka-teki terakhir
Read
+Library
Detik Terakhir Nyawaku, Aku Melepas Segalanya

Detik Terakhir Nyawaku, Aku Melepas Segalanya

Dua tahun aku menunggu donor jantung yang cocok, tetapi saat jantung itu akhirnya datang, istriku justru memberikannya kepada Julio Didin, si tuan muda palsu yang selama ini berpura-pura menjadi bagian dari keluarga kami. Dokter memvonis bahwa aku hanya punya satu minggu lagi untuk hidup. Di ambang kematian ini, aku membuat keputusan besar: membekukan tubuhku setelah mati. Lalu, aku menandatangani surat wasiat untuk mendonasikan tubuhku sendiri ke studio milik Julio. Di hari aku menandatangani surat donor itu, putriku berlari ke pelukanku dengan wajah berbinar. Dia berkata betapa bahagianya dia melihat ayahnya akhirnya berdamai dengan sang paman. Orang tuaku pun memuji, mengatakan bahwa aku akhirnya memahami arti persaudaraan dan pentingnya saling membantu. Istriku menatapku dengan lega, seolah beban berat telah terangkat dari bahunya. Dia berkata, "Baguslah, kalau kamu akhirnya bisa membuang prasangka dan mulai berpikiran terbuka." Aku hanya tersenyum tipis. Ya, kali ini aku benar-benar menuruti kemauan kalian. Aku akan mengembalikan identitas Tuan Muda Keluarga Didin ini kepada Julio. Aku akan mengabulkan keinginan kalian semua.
1.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 32 Beses bilang teka-teki terakhir
Read
+Library
Upacara Terakhir untuk Cinta yang Telah Pergi

Upacara Terakhir untuk Cinta yang Telah Pergi

Di hari ulang tahunku, aku dan adik angkatku mengalami kecelakaan mobil. Saat api mulai mengoyak tubuhku, tunanganku justru menunjuk ke kursi penumpang dan berseru, "Selamatkan Julia dulu, dia punya penyakit jantung!" Saat terbangun, wajahku hancur sepenuhnya, dan hidupku divonis tinggal satu bulan lagi. Demi kepentingan bisnis kedua keluarga, orang tuaku memutuskan agar adik angkatku menggantikanku untuk menikah. Tunanganku membelai perban di wajahku dengan penuh simpati, lalu berjanji, "Setelah kamu sembuh, posisi Nyonya Rivano tetap akan menjadi milikmu." Aku tersenyum dan menyetujuinya. Bahkan, aku memberikan semua saham, aset properti, hingga karya lukisanku yang belum dipublikasikan sebagai hadiah pernikahan untuk adikku. Bermodalkan lukisanku, dia menjadi seniman besar yang dipuja banyak orang. Saat diwawancarai wartawan, ibuku menangis haru. "Syukurlah dulu bukan dia yang celaka. Kalau nggak, keluarga kami pasti akan kehilangan sosok genius seperti dia!" Tunanganku pun mengumumkan dengan bangga bahwa adikku akan menjadi satu-satunya nyonya di Keluarga Rivano. Akan tetapi, mereka tidak tahu bahwa sang genius yang asli sedang memperhatikan mereka dengan dingin dari sudut ruangan. Dan segala hal yang kuberikan dengan tanganku sendiri itu .... Sejak awal hanyalah tumbal yang kusiapkan untuk membalas dendam.
3.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 74 Beses bilang teka-teki terakhir
Read
+Library
Korban Terakhir yang Digambar Ibu adalah Aku

Korban Terakhir yang Digambar Ibu adalah Aku

Ibuku adalah seorang seniman forensik yang paling andal di kantor polisi. Dia tegas, berintegritas, dan sangat membenci kejahatan.  Namun, ketika menerima telepon darurat dariku, dia malah menegurku dengan tegas, “Kamu jelas-jelas tahu ini hari ulang tahun adikmu yang baru mencapai usia dewasa, tapi kamu malah mau pakai trik kotor ini untuk merusak suasana! Kalau kamu benar-benar diculik, biar saja penculik itu membunuhmu!” Dia yakin bahwa ini hanyalah lelucon dan menolak datang ke kantor polisi untuk membuat sketsa. Akhirnya, dia melewatkan kesempatan terbaik untuk menyelamatkanku dan aku disiksa hingga mati. Setelah laporan tes DNA keluar, dia bergegas pergi ke tempat kejadian dengan langkah yang goyah. Berdasarkan tulang-tulangku, dia mulai menggambar sketsaku dengan tangan yang gemetar. “Ini nggak mungkin adalah Janice! Aku pasti salah gambar!” Namun, tidak peduli berapa kali dia menggambar, sketsa yang dihasilkannya menampilkan dengan jelas wajahku saat aku meninggal. Ibuku yang selalu membenciku akhirnya meneteskan air mata.
5.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 194 Beses bilang teka-teki terakhir
Read
+Library
PREV
1
...
56789
...
50
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status