Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Gairah Cinta Paman Presdir

Gairah Cinta Paman Presdir

Jawab Elvano. Amora tampak bingung, tidak mengerti apa itu pewayangan. Rubyy yang melihat putrinya kebingungan pun mengelus kepala Amora sambil tersenyum. "Itu ada Gatotkaca, Nakula Sahadewa, Titi Banda, dan lain-lain. Mereka adalah pahlawan yang berjuang untuk kebenaran dan keadilan," jelas Rubby. "Wah, keren setali, Ma. Apa meleka punya tetuatan thusus?" tanya Amora penasaran.
1090.2K viewsCompletedAdded to Library 3.1K Times as teks pewayangan
Read
+Library
Dendam Pewaris Yang Terpendam

Dendam Pewaris Yang Terpendam

Mahira dengan seksama melihat acara berita tersebut. Sungguh ia menanti akan sorot wajah Sultan yang ingin ia lihat. "Hanya Pak Wisnu yang disorot. Kapan Sultan ya?" gumam Mahira tidak sabar. Setelah beberapa saat …. (Setelah perusahaan Velopmant Group sukses, Sultan Mahesa pun menjalankan bisnis pertambangan terbesar di negeri Plrvo.) Terlihat wajah tampan dengan hidung mancung dan mata hazel sedang berdiri di dekat perusahaan Velopmant Group. Dia berdiri dan menyambut para wartawan yang ada di depan perusahaan itu.
1011.4K viewsCompletedAdded to Library 319 Times as teks pewayangan
Read
+Library
Pesona Tampan Papa Angkat

Pesona Tampan Papa Angkat

Daripada kesedihannya itu kian menggerogoti malamnya yang panjang, Bianca pun memilih berenang untuk membuat pikirannya rilex. Di sebuah dermaga saat ini sedang dilakukannya transaksi The King dengan pembeli senjata yang telah lama menjadi pembeli setia bagi group The King, pembeli itu berasal dari negara Brazil karena sejak lama The King memang menjadi pemasok senjata bagi negara itu! Emanuel pun langsung ikut memantau di lokasi, namun sejak tadi pikiran Emanuel tidak bisa fokus seperti biasanya.
8.715.1K viewsCompletedAdded to Library 542 Times as teks pewayangan
Read
+Library
Pelayan Sang Tuan

Pelayan Sang Tuan

“Selamat, akhirnya paman memiliki seorang menantu.” “Calon,” koreksi Ibra. “Pergilah ke depan, pesta akan segera dimulai. Meja paling depan sebelah kanan.” Zhafran mengangguk. Membawa Elea melewati Ibra Mahart menuju meja yang berada tak jauh posisi keduanya. Meja yang berada tepat di depan panggung dengan dekorasi bunga berwarna biru muda dan putih. Senada dengan gaun dan jas pasangan yang mulai berjalan naik ke panggung dan segera mendapatkan perhatian seluruh undangan.
1023.4K viewsCompletedAdded to Library 560 Times as teks pewayangan
Read
+Library
Pergi Jadi TKW Pulang Jadi Sultanah

Pergi Jadi TKW Pulang Jadi Sultanah

Ibu mengangguk sambil sebelah tangan mengusap matanya dan sebelah lagi mengusap punggungku. Setelah selesai ceramah semua tamu dipersilahkan menyalami dan mendoakan pengantin lalu menikmati hidangan sambil menonton hiburan. "Wilujeng nya Teh Lala, mugia runtut raut sakinah mawadah warohmah dugika surga." "Baarokalloh Teteh, ku Nini didoakeun. Kapaitna atos seep sareng anu lami, ayeuna kantun bagjana sareng anu anyar."
1027.0K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as teks pewayangan
Read
+Library
Sang Pengaman

Sang Pengaman

pandangannya seakan dipaksa untuk berpusat pada wajah Ato. Salah satu korban ketampanan Ato adalah Rena, ia merupakan ketua Geng yang beranggotakan kaum perempuan. Geng itu di beri nama Briksmar. Nama tersebut merupakan pemberian langsung dari Ato, kemudian di terima dengan baik oleh Rena dan komplotannya. 'Briksmar' adalah kepanjangan dari Ngabring Kesana Kemari. Dalam bahasa daerah 'ngabring' mempunyai arti beberapa orang yang sedang berjalan dengan secara bersamaan.
103.8K viewsOngoingAdded to Library 152 Times as teks pewayangan
Read
+Library
Impian Keluarga Bahagia

Impian Keluarga Bahagia

Tetapi Tyr juga tidak pernah menyangka bahwa tempat itu juga sebenarnya telah menyembunyikan Sachin. Tyr menoleh untuk melihat Pagoda Emas itu. Tingginya sembilan lantai, dan setiap tingkat diukir dengan pola Buddhis. Itu menciptakan kesan seolah-olah ukiran padat itu telah membentuk sebuah formasi untuk menekan iblis di bawah Pagoda Emas. “Jadi, memang benar dia ada di sini,” ucap Tyr sambil mengalihkan pandangannya. "Seperti apa dia?"
8.81.9M viewsCompletedAdded to Library 75.8K Times as teks pewayangan
Show Reviews (275)
Read
+Library
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Nisa Nurpasa
Mampir juga yuk ke novel 'Menikahi Gadis Desa' ... Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi alasannya. Akankah Sarah bahagia bersama pasangannya kelak? Atau hanya p
Read All Reviews
Purba Sang Pemuas

Purba Sang Pemuas

Purba satu ini malah terus melangkah dengan dada dibusungkan ke depan, berniat mencari padang rumput untuk meminta ampun pada Dewa. "Aneh kali dunia modern. Kenapa goa mereka terang benderang kayak gini, tapi betinanya malah suka menjerit kalau lihat pejantan sehat," gumam Purba dalam hati sambil menggaruk perutnya yang kotak-kotak. Yap, benar sekali.
9.6K viewsOngoingAdded to Library 345 Times as teks pewayangan
Read
+Library
Sang Pewaris Pemikat Wanita

Sang Pewaris Pemikat Wanita

Tapi ada sesuatu di dalamnya—keyakinan yang tak lagi bisa diinjak. Lalu ia melangkah keluar rumah tanpa menoleh lagi. Makian masih mengejarnya sampai pintu tertutup. Ia tak peduli. *** Langit mulai gelap ketika ia tiba di kawasan paling bergengsi di tepi pantai Bellavista. Perumahan elite Tirta Agung Permai. Gerbangnya menjulang tinggi dengan pilar batu marmer. Pos keamanan dijaga ketat. Jalanan di dalamnya lebar, bersih, lampu taman menyala lembut di sepanjang trotoar.
101.0K viewsOngoingAdded to Library 34 Times as teks pewayangan
Read
+Library
Tawanan yang Menawan

Tawanan yang Menawan

Sang putri tersenyum, “Gerakan mereka seperti aliran sungai—sempurna.” Di tengah lapangan, rombongan Wanawaron disuguhi pameran senjata tradisional Karta Loka: pedang berlapis emas dengan gagang berukir naga. Panglima Amita mengamati dengan cermat, sementara Adiwidya berdiskusi dengan Patih Bayu tentang filosofi ukiran. "Kekuatan dan keindahan harus seimbang," ujar Patih Bayu sambil menunjuk bilah pedang. Adiwidya mengangguk, "Seperti hutan di kerajaan kami keras, tapi penuh kehidupan."
1015.6K viewsCompletedAdded to Library 483 Times as teks pewayangan
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status