Pria Desa Penakluk Wanita
Bibir kewanitaannya yang mungil tampak sedikit merekah, seolah-olah mengundang mata Bara untuk terus menatapnya.
"Tangan kamu kasar ya, Bara," ucap Tante Siska sambil mengelus rambut Bara dengan lembut.
"Iya Tante, maklum saya anak kampung, biasa kerja kasar," jawabnya pendek dengan suara yang mulai serak.
"Bara ... Nama yang bagus. Rasanya enak kalau tangan kamu kena kulit Tante," desah wanita itu pelan. "Coba pegang paha Tante, kaku nggak?"