Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Liara

Liara

Redrick memukul satu batu besar setinggi dirinya. "Apa ada air terjun di ujungnya?" Liara menunduk, memmerhatikan air yang bergerak seolah menari. "Aku tidak tahu. Kau banyak bertanya juga ternyata." "Kau bodoh," pungkas Liara. Ia menunjuk ke kaki Redrick. "Harusnya kaki celanamu kau lipat dulu. Kau basah." Redrick menoleh ke belakang. "Aku memang berniat basah. Kau sendiri? Sudah basah?"
9.535.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 699 kali sebagai lirih
Baca
+Pustaka
Tawanan Hasrat Raja Lingga

Tawanan Hasrat Raja Lingga

lirih Lingga. Pria itu ikut mengusap wajah Zhiya. Dengan perlahan, ia mendekatkan wajahnya dan mulai mengecup bibir gadis itu. Zhiya tak menolak. Ia melingkarkan tangannya di leher lingga dan menyalurkan semua rasa sakit, sedih,dan rasa rindu yang ia alami. Begitu juga dengan Lingga. Pria itu juga menyalurkan semua kecemasan yang ia rasakan.
3.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai lirih
Baca
+Pustaka
Main Cantik

Main Cantik

Ia perlahan mendekat dan menatap wajah Arjuna nanar. "Jadi menurutmu semua ini salahku? Aku yang salah?" tanyanya Lirih. "Iya! Kamu yang salah! Kamu pembohong!" suara Arjuna tinggi dan ketus. "Kamu yang bohong! Selama ini kamu hanya berpura-pura tulus membantuku. Dengar baik-baik Arjuna! Mungkin sudah saatnya. Mulai detik ini, berhentilah untuk berpura-pura baik padaku. Jangan pernah membantuku dalam hal apapun, jangan pernah perduli lagi padaku! Aku bisa sendiri. Akan aku buktikan! Aku bisa, tanpa bergantung padamu lagi! Terima kasih atas semua kebaikan dan perhatian palsumu selama ini!"
1074.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai lirih
Baca
+Pustaka
Sang Raja Pulau Mahkota

Sang Raja Pulau Mahkota

Pertandingan selanjutnya, Tsuhira melawan Lion. Tsuhira adalah seorang Destroyer. Dia adalah pengguna dua senjata. Satu senjatanya berelemenkan Api dan yang satunya berelemenkan Es. Dengan kedua senjatanya tersebut, Tsuhira terus melancarkan serangannya dan berusaha memojokan Lion. Ledakan Api yang keras serta bongkahan Es yang tajam pun tercipta, setiap kali ia menghempaskan senjatanya.
9.333.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 805 kali sebagai lirih
Tampilkan Ulasan (46)
Baca
+Pustaka
Kazeo Nata
Soal pesan singkat itu yg minta saran soal nama gw punya bbrpa sih karna gw suka maen Game MMORPG terutama Rohan Online cba deh tambahin Job dalam novel ini yg khusus Assassin kek Bangsa Dhan dengan Job Avanger nya yg punya daya serang critical paling sakit di Rohan Online senjata utama mereka Katar
Big Man
Ijin promo thor •Sang Pewaris Takdir• (Novel dengan ilustrasi gambar dan Audio) Sebuah karya kolaborasi 2 Author. Menyajikan alur cerita dan pertarungan yang epic dengan genre fantasi/pendekar. berlatar negeri jepang ala gaya samurai. Yuk Mampir~ karyakarsa.com/Bigman
Baca Semua Ulasan
SILARIANG

SILARIANG

’ Batin Tenri sambil menyeka sudut matanya. Pekerjaan Tenri menginput data dan pembukuan telah selesai sebelum senja. Dia merasa senang karena bisa pulang lebih awal dan memasak untuk suaminya. Dipilihnya menu ikan bandeng pallu mara khas Sulawesi Selatan dan tumis kangkung pedas kesukaan mereka berdua. Biasanya Tyo pulang setelah magrib dan semua makanan sudah tersaji di meja.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai lirih
Baca
+Pustaka
Cinta Lianne

Cinta Lianne

Sumpah serapah keluar dari mulutnya. Lianne pulang dengan perasaan kecewa, kembali menyusuri jalan sempit dan kumuh. Sementara Alfaro melalui Lianne dengan kecepatan tinggi dengan motornya yang bising itu. Lianne mendekap telinganya. " Berisik !!" Teriak Lianne. Menurutnya Alfaro sangatlah norak.
2.5K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai lirih
Baca
+Pustaka
Warisan Terlarang: Kontrak Darah 90 Hari

Warisan Terlarang: Kontrak Darah 90 Hari

Revan Berteriak, “LIRA!!!” Lira menjerit balik, “BERTAHAN! AKU AKAN—” Dan tepat saat ia hendak mengayunkan pena lagi, Revan menyuarakan sesuatu yang membuat seluruh dunia berhenti bernapas: “Lira… lepaskan aku.” Lira membatu. “Apa… yang kau katakan?” Revan tersenyum—rapuh, lemah, tapi tulus. “Kalau aku harus hilang agar kau tidak hancur… maka lepaskan aku.”
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai lirih
Baca
+Pustaka
Selir Adipati

Selir Adipati

“Byur!” Patih segera mengambil tubuh Selir yang sudah tidak berdaya. Dia dengan cepat menuju daratan. Patih mengambil selendang selir dan merobek tangannya sendiri hingga mengeluarkan darah. Patih membasahi selendang selir yang sudah dipenuhi darahnya, dan meletakkan kesebuah batu. Dia menarik selir agar tidak terlihat Jenderal dan seakan Selir sudah mati. Patih sangat lega saat melihat Jenderal mengira selir sudah tiada dengan melihat darahnya yang melekat pada selendang selir. Patih segera mengambil selendang itu dan mengikatkan di tangannya agar darah yang masih menetes di tubuhnya terhenti. Saat suara kuda Jenderal sudah terdengar pergi dari bukit, Patih merebahkan tubuh Selir dan berusa
9.9401.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13.3K kali sebagai lirih
Tampilkan Ulasan (152)
Baca
+Pustaka
Natasha Amelia
Cerita beda banget Ama Turki. aku udah baca sampai tamat dan beda. Di sini tokohutama gak Ama Adipati saja alias Ama jenderal juga. Akhir juga beda. Alur beda. budayakan membaca sampai tamat baru memberi komen. Semangat author. Cerita yang indah dan sipp. IM your fans
Meow Miu
Lumayan mahal juga buat unlock semua chapternya. Alur ceritanya menarik, tapi banyak part yang disturbing bgt dimana ketika jelas2 laki2nya redflag, tapi Ayu masih "bergetar" seolah2 jatuh cinta. Dan itu terjadi berulang kali, padahal berkali2 diperlakukan kasar, direndahkan bahkan dilecehkan.
Baca Semua Ulasan
MOIROE

MOIROE

Tetapi, anak-anak buah di bawah tidak berani merasa tergoda untuk meliriknya sekalipun, itu adalah mainan sang tuan, mereka tidak layak untuk menginginkan pihak lain. Vilaevils menundukkan wajahnya untuk menatap wanita yang meletakkan kepalanya di pangkuannya, "Ah, ini kau, Leyah. Tentu saja aku merindukanmu, dan juga nyanyianmu yang sangat merdu itu. Sudikah kau bernyanyi untukku nanti?" Leyah, wanita itu adalah Makhluk yang dikenal dengan suara nyanyian mereka yang merdu dan menggoda, namun sangat mematikan di saat yang sama, Seekor Siren.
1026.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 521 kali sebagai lirih
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status