Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Godaan Panas Tetangga Baru

Godaan Panas Tetangga Baru

“Bayangin aja, dia pakai kemeja kotak-kotak yang dimasukin ke celana jeans kebesaran, terus kacamata tebal yang bikin dia makin susah dikenali. Duh, aku sampe bingung deh, ini beneran tetangga baru kita?” Kiara yang ada di seberang telepon terdengar tertawa ringan. “Hahaha, seriusan? Bener-bener nggak sesuai ekspektasi ya? Terus, dia bawa kue bolu gitu? Kayak udah siap jadi tetangga baik yang klise banget!”
3.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai tetangga kepo
Baca
+Pustaka
Ternyata Tetangga Itu, Bosku!

Ternyata Tetangga Itu, Bosku!

tanyanya merasa dibohongi. Jenna pun menatap sang dengan pandangan penuh. "Jenna baru tahu kemarin-kemarin, Bu. Jenna juga kaget kenapa dia jadi tetangga kita." "Jadi, rumah depan itu dihuni sama Bang Ken? Abangnya Gina. Temannya Zio yang pernah kerja kelompok di rumah," ujar Zio ikut nimbrung. Rani langsung menutup wajahnya seperti orang pusing. Sedangkan Jenna yang mendengar itu memandang Zio tidak biasa. Dunia memang sempit, pikirnya.
101.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai tetangga kepo
Baca
+Pustaka
Tetanggaku Rajin (Minta)

Tetanggaku Rajin (Minta)

Jangan sampai dia tau, aku sudah mengetahui rahasianya. "Ga cerita apa-apa. Cuma bilang job sepi aja semenjak Corona." Sungguh tingkat kepo tetangga satu ini, di atas rata-rata. "Ga ngomongin aku, kan?" "Emang Mbak ada salah apa sama Bu RT? Kenapa mesti diomongin?" ujarku lagi. "Ya kali aja," jawabnya santai. "Makanya, jangan suka gosipin orang. Giliran orang kumpul-kumpul jadi merasa digosipin, kan?"
108.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 175 kali sebagai tetangga kepo
Baca
+Pustaka
Tetangga Perempuan yang Memikat

Tetangga Perempuan yang Memikat

Aku melirik ke pintu seberang, pintunya tertutup rapat. Aku pun mengambil kantong itu. Ringan sekali … kotak makan di dalamnya sudah kosong. Di atasnya tertempel secarik sticky note merah muda. Di situ tertulis: [Tadi malam terasa sangat indah, terima kasih ya. Kamu memang hebat, aku tarik kembali kata-kataku sebelumnya. Oh ya, kuenya enak sekali, terenak yang pernah kumakan seumur hidup. Ini nomor teleponku, kalau kamu kangen, boleh hubungi aku ya ….]
4.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai tetangga kepo
Baca
+Pustaka
Malam Pertama dengan Tetangga

Malam Pertama dengan Tetangga

Reza mengulurkan tangan kanannya. "Bau, tangan kamu kena kotoran sapi." Rania menunjuk tangan serta lengan Reza yang terkena kotoran sapi. Seketika mata Reza melotot saat melihat tangannya kotor dan juga bau. Pertanyaannya, dari mana kotoran sapi itu berasal, dan ternyata kotoran itu berasal dari anak sapi milik tetangganya yang terkadang keliaran di kebun.
1043.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai tetangga kepo
Baca
+Pustaka
Cinta Sekolah Menengah Pertama

Cinta Sekolah Menengah Pertama

tanya Sandra ingin tahu. “Hmmm, nggak sih kayanya. Kemarin sempet denger mau ditinggali sama orang kepercayaannya bokap yang pegang perusahaan itu. Jadi, kalian bakalan punya tetangga baru, hehehe. Eh, tapi anaknya masih kecil-kecil. Nggak ada yang ganteng, kayak gue!” seru Iko. “Btw, cowok lo gimana? Masih sama yang matanya belo itu?”
1015.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 441 kali sebagai tetangga kepo
Baca
+Pustaka
Ditikam Cinta

Ditikam Cinta

Ujar Tetangga 10 “Pak Ade apa kau tidak akan beristirahat sebentar.” Ujar Tetangga 9 “Tidak kalian duluan Saja, saya belum lelah.” Ujar Aarav “Ahhh baiklah.” Ujar Tetangga 9, lalu mereka pergi “Tenaga Pak Ade sangat kuat ya tidak seperti kita.” Ujar Tetanga 10. Ika sedang mengantarkan minuman minuman kepada bapak bapak yang ada disana. “Silahkan diminum, semoga kalian suka.” Ujar Ika
105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 160 kali sebagai tetangga kepo
Baca
+Pustaka
Perawat Pribadi Tuan Mafia

Perawat Pribadi Tuan Mafia

Ucapnya sedikit tawaran. "Nggak usah. Lain kali hati-hati." "Oke baiklah. Aku Lexa. Kamu?" "Kepo!" "Hahaha. Bukan kepo. Kalau nanti kenapa-kenapa, aku bisa tanggung jawab." "Ck! Jangan aneh-aneh deh. Kan belum ketabrak, jadi ya nggak usah tanggung jawab segala. Aku pergi dulu. Lain kali hati-hati!!"
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai tetangga kepo
Baca
+Pustaka
Attack of Playboy

Attack of Playboy

Bu Tuti Tetangga Tong, bilang ke mamamu jangan ngedesah jam segini, berisik. AAAAAKKKK!!! Levin menendang selimutnya hingga jatuh ke lantai. Dia mencopot earbud yang daritadi memutarkan lagu-lagu Bigbang—Kpop boygrup legendaris. Semburat kemerahan membuat muka cowok itu kayak habis kebakar. Omongan tetangga memang panas, tapi keadaan di rumah ini lebih kayak neraka. Padahal dia cuma tinggal berdua dengan mamanya, semenjak sang ayah wafat karena kecelakaan kerja.
7.53.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai tetangga kepo
Baca
+Pustaka
Di Gosip Para Tetangga, Namaku Disebut

Di Gosip Para Tetangga, Namaku Disebut

tanya Ibu Yoona, terlihat seakan sebentar lagi dia mau menginterogasi diriku. “Iya, Bu!” jawabku, lagi-lagi singkat. “Aduh, aduh! Mendy mulai rajin olahraga, ya! Apa jangan-jangan, ada yang menarik di lapangan makanya mulai rajin?” Ibu Yoona menatapku dengan mata menyipit. Mulai lagi, sikap kepo anggota TTM. Sepertinya slogan mereka, ‘tak kepo, maka tak tenang’. Makanya, mereka selalu saja mau tahu urusan orang lain.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai tetangga kepo
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status