Mag-log in(Area 21+) Mia hanya ingin menjalani hidup sederhana, bekerja, pulang ke kontrakan kecilnya, dan menghindari masalah. Namun suatu malam, ia menemukan seorang pria terluka parah di depan rumahnya. Berbekal ilmu keperawatan yang ia dapat dari kuliahnya dulu, Mia mencoba mengobati pria asing tersebut. Namun siapa sangka, kebaikan kecil yang ia lakukan justru menyeretnya masuk ke dalam kehidupan gelap seorang mafia. Dunia yang penuh bahaya, rahasia, dan sisi kelam yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya. Sejak saat itu, kehidupan tenang Mia perlahan berubah. Dirga memang tak pernah bersikap kasar padanya, tetapi dunia pria itu terlalu berbahaya untuk didekati. Semakin lama Mia berada di dekatnya, semakin rumit pula perasaannya. Ketakutan, rasa ingin melindungi, dan sesuatu yang lebih dalam mulai tumbuh di hatinya. Namun di dunia Dirga, satu kesalahan kecil saja bisa menghancurkan segalanya. termasuk cinta.
view morePagi hari menyambut kediaman Dirga dengan langit biru yang cerah dan udara yang terasa begitu segar. Sejak pukul enam pagi, Mia sudah sibuk mondar-mandir di dalam rumah memastikan tidak ada barang yang tertinggal. Keranjang piknik yang ia persiapkan sejak semalam sudah berada di dekat pintu, lengkap dengan berbagai makanan, minuman, tikar, hingga kamera instan yang sengaja ia bawa untuk mengabadikan momen mereka.Sementara itu, Dirga yang baru selesai bersiap keluar dari kamar sambil mengenakan kaus putih polos dan celana chino berwarna krem. Penampilannya terlihat jauh lebih santai dibanding biasanya. Tidak ada jas mahal ataupun sepatu formal yang biasa melekat pada dirinya sebagai seorang direktur perusahaan besar. Hari ini, Dirga hanya ingin menjadi seorang suami yang menikmati waktu bersama istrinya."Sudah siap semuanya, Sayang?" tanya Dirga.Mia mengangguk antusias.Mia nampak tak sabar untuk segera sampai di tempat piknik. Walaupun mereka di sana tak sampai seharian, namun Mi
Hari mulai berganti minggu, minggu pun mulai berganti bulan. Dan kini satu bulan sudah Mia dan Dirga menjadi sepasang suami istri. Waktu berjalan begitu cepat hingga terkadang Mia sendiri sulit percaya bahwa dirinya kini benar-benar menyandang status sebagai istri Dirga. Setelah hiruk-pikuk pernikahan mereka berakhir, kehidupan rumah tangga yang dijalani justru jauh lebih hangat dan menyenangkan daripada yang pernah ia bayangkan.Apalagi maminya Dirga. Walaupun wanita itu belum mau bertemu dengannya sepenuhnya, namun Sudah beberapa hari belakangan ini, mertuanya itu selalu mengirimkan makanan kesukaan Dirga ke rumah. Bukan itu saja, dalam makanan tersebut, kadang diselipkan beberapa buah yang memang bagus untuk kandungan. Dan Mia tahu buah itu dikhususkan untuknya.Di luar itu semua, yang jelas terlihat mencolok adalah perubahan dari sosok Dirga. Pria itu semakin manja, posesif, dan selalu mencari kesempatan untuk mengganggunya di sela-sela kesibukan. Jemari Dirga semakin nakal men
Dua jam telah berlalu sejak pesta pernikahan mereka berakhir. Setelah mengantar para tamu penting, berpamitan dengan keluarga dan sahabat-sahabat mereka, Dirga akhirnya membawa Mia pulang ke rumah yang kini resmi menjadi tempat mereka memulai kehidupan baru sebagai suami dan istri. Kelelahan jelas terlihat di wajah keduanya, namun senyum bahagia tak pernah benar-benar hilang. Mia bahkan masih sesekali melirik cincin di jari manisnya seolah belum percaya bahwa hari yang selama ini hanya ada dalam mimpi akhirnya benar-benar terjadi.Mobil yang mereka tumpangi berhenti tepat di depan rumah. Dirga turun lebih dulu lalu berjalan mengitari mobil untuk membukakan pintu bagi Mia. Jemarinya langsung menggenggam tangan sang istri saat mereka berjalan berdampingan menuju pintu utama. Namun langkah mereka terhenti ketika sebuah kotak besar berlapis kertas hadiah berwarna krem terlihat tergeletak tepat di depan pintu rumah.Kening Dirga langsung berkerut. Instingnya sebagai pria yang terbiasa men
Aula utama Hotel Daisy siang itu berubah menjadi lautan cahaya yang begitu memukau. Langit-langit tinggi dihiasi ribuan kristal yang menggantung bak bintang-bintang, memantulkan kilauan lampu ke seluruh ruangan. Hamparan bunga mawar putih, peony, dan anggrek memenuhi setiap sudut aula, menciptakan suasana yang elegan sekaligus hangat. Para tamu undangan dari kalangan pebisnis, sahabat, hingga keluarga memenuhi kursi-kursi yang telah disusun rapi menghadap altar megah yang berdiri di ujung ruangan.Di balik pintu khusus pengantin, Mia berdiri terpaku di depan cermin besar. Gaun pernikahan yang membalut tubuhnya tampak begitu sempurna. Gaun itu didesain dengan potongan off-shoulder yang memperlihatkan leher jenjangnya dengan anggun. Ribuan kristal Swarovski dijahit tangan memenuhi bagian dada hingga menjuntai ke rok panjang berlapis tulle yang mengembang megah. Ekor gaunnya membentang beberapa meter di belakangnya, sementara veil transparan bertabur mutiara halus menutupi sebagian ram
"Apa-apaan kamu. Aku nggak mau! Kamu pikir kamu siapa? Seenak jidat kamu aja nentuin nasib orang."Pintu kamar Dirga terbuka. Dion berdiri di depan sana. Jangan tanyakan ekspresi Dion.Melihat Mia yang duduk di pangkuan Dirga, membuat Dion harus memukul pipinya beberapa kali."Kalian?"Dengan cepat
Dion menggendong Mia dengan hati-hati. Selama perjalanan pulang ke rumah Dirga, gadis itu tertidur. Walaupun isakan sisa tangisnya belum juga hilang. Sementara Dirga, kini berada di kamar utama sedang diperiksa dokter pribadinya sekaligus teman Dirga juga bernama Kian.Dion keluar dari kamar tamu t
Mia kini berada dalam mobil yang dikemudikan Dirga. Ia bahkan sudah berontak untuk tak pergi, namun pria sialan di sampingnya ini tetap memaksa.Sepanjang perjalanan, Mia dibuat bingung. Kenapa mereka pergi sejauh ini dan sangat terpencil. Apalagi ia sangat yakin jika sekarang sudah tengah malam."
Selama perjalanan menuju rumah yang pria itu maksud, Mia benar-benar tak pernah berhenti berdoa dalam hatinya. Ia belum ingin mati. Ia tahu hidupnya penuh kesialan, namun ia masih ingin hidup dan tak mau mati konyol.Mia melirik Dirga secara diam-diam. Pria itu tertidur? Entahlah. Yang jelas sejak






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.