Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dinodai Sebelum Malam Pertama

Dinodai Sebelum Malam Pertama

Nuha memasukan tangkai bunga yang sudah dipotong bagian daunnya yang rimbun dan hanya menyisakan sekuntum bunga mawar dan beberapa helai daun hijaunya. Nuha hanya menjawab dengan gumaman, “hem,” Darren merasa Nuha sedang marah padanya. Mungkin ia marah karena Darren tidak menceritakan pertemuan mereka dengan Tania padanya. “Sayang, bagaimana kalau kita membuka florist?”
10147.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.4K kali sebagai the flower we saw that day
Baca
+Pustaka
The Werewolf's Bride

The Werewolf's Bride

Dia melangkah pelan diantara bunga-bunga yang mekar dengan indahnya, ditemani dua pelayannya yang selalu ceria, Lili dan Lulu. Besok akan menjadi hari yang sibuk sekaligus menegangkan, jadi hari ini Liora ingin bersantai sambil menenangkan pikirannya. "Hari ini bunga-bunganya sedang mekar dengan sangat cantik Nona." ujar Lili sambil menoleh ke arah Liora. Liora tersenyum. "Karena akhir-akhir ini sering hujan di Velmoria. Alam sedang memberikan kehangatannya di tengah kegelapan dunia."
101.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai the flower we saw that day
Baca
+Pustaka
Taring Putih Dari Barat

Taring Putih Dari Barat

Dengan ini Surya bisa melihat sebuah bunga besar berwarna merah perlahan mekar sembari mengeluarkan semacam gas kekuningan di sekitarnya. Tampilan dari bunga itu begitu aneh, bahkan Surya sangat tidak terima jika hal yang menjijikan itu disebut bunga. Jelas itu akan merusak citra bunga sebagai hal yang indah jika benda merah itu dikategorikan sebagai bunga juga. Surya yang terus saja jijik melihat bunga aneh itu hanya bisa memalingkan wajahnya. Saat Surya tampak mengalihkan pandangannya, pemuda itu hanya bisa aneh saat melihat sekelompok orang yang begitu khusyuk menatap.
9.973.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai the flower we saw that day
Tampilkan Ulasan (17)
Baca
+Pustaka
Ampas tahu
hai teman-teman. setelah meninjau dari jalan cerita yang telah saya buat buat, kemungkinan cerita ini akan memiliki bab lebih dari 1000 bab. jadi jika teman-teman sekalian tidak suka dengan cerita yang panjang, jangan ragu-ragu untuk mencari bahan bacaan yang lain. terima kasih...
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan para Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
Broken Flower

Broken Flower

Semoga saja, lukisannya nanti dapat terjual di acara galang dana sekolah dengan nilai yang tinggi. Dengan antusias ia mencari posisi duduk yang pas untuk melukis rumpun bunga mawar yang menjadi favoritnya. Namun tanpa diduga, pandangannya menangkap sesuatu yang aneh pada salah satu mawar di sana. Kening gadis itu berkerut ketika ia melihat merah pada kelopak bunga itu seakan meleleh dan jatuh pada daun sebelum meluncur hingga akhirnya meresap dalam tanah.
1011.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 269 kali sebagai the flower we saw that day
Baca
+Pustaka
5D

5D

Dion hanya mengacungkan jempol pertanda paham, video call pun berakhir. *** Dira ternyata mencari bunga yang cantik untuk ibu Dimas, ia berkeliling toko bunga langganannya bersama Dayyan. Ia menuju ke bunga mawar merah, Dayyan hanya menunggu dan melihatnya di dekat kasir. "Kok di situ aja, Mas? Ayo masuk ke sini lihat-lihat bunganya banyak yang baru," sapa penjual bunga itu mencoba membujuk Dayyan untuk melihat-lihat. Namun Dayyan hanya mengangguk.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai the flower we saw that day
Baca
+Pustaka
Mengandung Bayi Presdir Dingin

Mengandung Bayi Presdir Dingin

Bunga yang mereka cari adalah bunga daylili. Senja melanjutkan, "Berbagi anggur Du Kang dapat menghapus seribu kesedihan. Memandangi bunga daylili bersama-sama dapat menenangkan pikiran dan melupakan kekhawatiran." Tulisan kecil yang teratur di atas kertas itu bergerak dengan mudah, dengan garis-garis yang ringkas dan substansial, memancarkan rasa yang kaya. Melihat tulisan tangan Senja, alis Leia bergerak-gerak. "Jadi jawabannya adalah bunga daylili?" Leia bertanya dengan tidak percaya.
3.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai the flower we saw that day
Baca
+Pustaka
Duchess Alice, Tuan Duke Tak Ingin Bercerai

Duchess Alice, Tuan Duke Tak Ingin Bercerai

"Terima kasih untuk hari ini, Allard." Alice menatap pria itu, Allard yang kini duduk di sampingnya. Di bawah sebuah pohon besar yang rindang dan sejuk. Pria itu tersenyum tipis dan mengangguk. Mereka masih menikmati keindahan hamparan bunga Lily of the Valley yang terlihat sangat indah. "Di tempat ini, sepertinya jarang terkena sinar matahari. Di musim seperti ini bunga-bunga ini masih bermekaran," ujar Alice mendongak menatap tebing-tebing tinggi yang menghalau sinar matahari.
9.964.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai the flower we saw that day
Tampilkan Ulasan (34)
Baca
+Pustaka
Fi Tri
Thor, tolong buat FL disini jgn jd karakter yg lemah ya.. jgn mengemis cinta.. kl ngomongin ending sepertinya msh terlalu dini, cuma jgn buat si ML merasa jumawa jk nnti endingnya mereka tetap bersama.. buat ML menderita krn kehilangan FL .. gitu ya thor.. hehe.. sy masukkan pustaka novel ini
Hydragea
Udah tamat...Sumpah baca ceritanya dari Alice yang difitnah, diacuhkan, sampe dikejar mati-matian sama Allard, gak bisa berkata-kata. Cuma Authornya baik bgt, menuhin ekspektasi pembacanya. Bikin karakter Alice buat gak bodoh terlalu lama, sampe Allard tahu kalau Alice dari awal gak pernah salah.
Baca Semua Ulasan
Lily of the Valley

Lily of the Valley

Tangannya yang lain beralih untuk menyibak helai rambut yang menutupi pelipis Quinn, memperlihatkan Flower berwarna abu-abu, Sebuah bunga cantik berbenuk lonceng. "Lily of the Valley. Bunga cantik nan harum, namun memiliki racun yang mematikan." Ia mendekat, mencium lembut pelipis Quinn yang bergetar. "Jika aku harus memakan racun itu untuk melihat keindahnnya, aku tidak keberatan."
105.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 218 kali sebagai the flower we saw that day
Baca
+Pustaka
Aku Melihatmu Saat Melihat Bunga

Aku Melihatmu Saat Melihat Bunga

Jadilah aku memilih duduk tenang sambil memperhatikan keadaan sekitar. Lima belas menit setelahnya Syailendra masuk lagi ke dalam mobil, satu tangannya membawa bunga... Angelica kalau tidak salah itu namanya. Lalu salah satu tangannya lagi menenteng plastik putih. Dia memberikan bunga itu padaku dan berkata, “Ayok foto, terus upload deh.” Aku memicingkan mata menatapnya, lalu memperhatikan bunga yang Syailendra berikan.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 138 kali sebagai the flower we saw that day
Baca
+Pustaka
Istri Kedua Sang Jenderal

Istri Kedua Sang Jenderal

Seolah langit pun tahu bahwa hari ini adalah hari yang penting. Mobil melaju selama sejam melewati jalanan utama, kemudian berbelok ke jalan yang lebih kecil. Sepanjang jalan, hanya terlihat pepohonan willow gurun yang tersusun rapi, mekar dengan indah. Bunganya yang berbentuk seperti terompet seolah tengah menyambut kedatangan Kaiden dan Anna. Bunganya sangat cantik, pikir Anna, memperhatikan bunga-bunga berwarna putih yang menguarkan aroma semerbak.
108.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 292 kali sebagai the flower we saw that day
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234569
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status