Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
My Ex Boss

My Ex Boss

Dulu, ia dan Alfa suka sekali memetik bunga yang merambat di dinding sebuah rumah seorang tetangga yang tak jauh dari rumahnya itu. Alfa selalu menyelipkan bunga kecil itu di telinga Lyra membuat pipi bulatnya merona. Alfa bilang, ia sangat cantik jika memakai bunga itu. Tanpa sadar Lyra meraih bunga itu dari tangan Herdy. Nasturtium flower berwarna jingga yang indah. "Apa kamu mengingatnya?"
10112.2K viewsCompletedAdded to Library 2.4K Times as the flower we saw that day
Read
+Library
Misteri Cinta di Lokasi KKN

Misteri Cinta di Lokasi KKN

Pov Lidia Suasana sudah sore hari, kusiram tanaman bungaku yang tengah bermekaran. Bunga-bunga khas pegunungan yang sangat cantik. Ada Dahlia, Mawar, krisan, bunga sanggul dan bunga bakung. Kulihat si kembar Hana dan Hani sudah di mandikan oleh Nyai Rudyah.
1013.7K viewsCompletedAdded to Library 535 Times as the flower we saw that day
Read
+Library
ROSES

ROSES

008. THE PAIN WILL BE FELT WHEN TEH MELT HAS FALLEN ON THE TOE OF THE SHOE FNR00150 "Dia bilang bukan hari ini" lirih Vara sebelum berbalik untuk membuka pintu yang terkunci.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 107 Times as the flower we saw that day
Read
+Library
Terpaksa Mengandung Bayi Sang Cassanova

Terpaksa Mengandung Bayi Sang Cassanova

"Belum, tapi udah pesan pas di jalan. Sebentar lagi mungkin sampai." "Oh oke." Tak menimpali ucapan Dayana, atensi Zerga beralih ke meja di dekat sofa. Mengernyit tatkala mendapati sebuket bunga di sana, dia kembali pada Dayana. "Bunga mawar dari siapa? Ada yang jenguk kamukah hari ini?" "Dari Ganesh," jawab Dayana—membuat raut wajah Zerga berubah kaget. "Sebagai tanda maaf katanya karena semalam udah macam-macam."
109.5K viewsCompletedAdded to Library 255 Times as the flower we saw that day
Read
+Library
Pernikahan Raja Vampire (Indonesia)

Pernikahan Raja Vampire (Indonesia)

“Ya, benar. Semuanya tampak normal sekarang. Apakah ini tepat pada musimnya?” “Tidak, tidak ada musim untuk bunga di taman ini. Setiap hari dapat berubah, bahkan setiap detik. Di satu malam, aku pernah melihat bunga ini bercahaya terang sekali” “Benarkah? Aku belum pernah melihatnya!” “Ya tentu saja, karena kamu tidak tinggal disini jadi kamu tidak melihatnya. Apakah kamu akan menginap disini?”
9.225.4K viewsOngoingAdded to Library 635 Times as the flower we saw that day
Show Reviews (24)
Read
+Library
Nikmah rianti
memang masih perlu perbendaharaan kata yg banyak biar cerita lebih bagus. tapi aku suka dengan ceritanya. gapapa meskipun banyak yg menghujat setidaknya penulis sudah nemberanikan diri untuk mempostnya ke sosial media. setiap ide itu berharga. semangat kawan 😊💪
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
Another day

Another day

"Bisa ayah lihat surat itu?" Dengan raut muka gelisah Gevan memberikan kertas yang di pegangnya pada sang ayah. "Jalan matahari? Bukankah ini tempat yang sangat dekat? Lalu apa yang membuatmu gelisah seperti itu?" "Tidak aku hanya merasa..." "Merasa apa?" tanya sang ayah. "Lupakah saja." **** Hari senin telah tiba. Dan hari ini adalah hari persidangan ibu Alea. Karena Alea harus hadir sebagai korban, dia memutuskan untuk ijin sekolah pada hari itu.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 106 Times as the flower we saw that day
Read
+Library
The Sunday Sunflower

The Sunday Sunflower

Ia baru berhenti ketika sepatunya terantuk sesuatu. Ketika menunduk, Fanala menemukan benda yang sejak tadi tak disadari eksistensinya. Sebuah pot bunga matahari. Keningnya mengernyit. Segera dicabutnya selembar sticky notes yang menempel pada sehelai daun. 'Sorry untuk dua hari Minggunya', tertulis di sana. Menerbitkan senyum lebar di wajah Fanala. Penggemarnya belum meninggalkannya! Seseorang itu hanya mengganti format bunganya.
4.5K viewsCompletedAdded to Library 116 Times as the flower we saw that day
Read
+Library
Roh Dewa Perang

Roh Dewa Perang

Tetapi lama-lama ia pun dibakar api cemburu. “Tidak. Seharusnya kau sudah bersamaku sejak Hara mati. Apa yang kau lakukan sampai turun ke bumi merupakan pelanggaran. Aku akan laporkan pada raja langit agar kau diburu dan ditangkap!” Dengan penuh amarah dewi bunga itu berjalan meninggalkan aula merah mudanya. Kemudian di tengah jalan ia berpapasan dengan salah satu dayang kebun kerajaan. “Dewi bunga, ini kembang yang bisa menghapus ingatan baik manusia atau pun dewa,” ucap dayangnya. Ambar tertegun sejenak. Bunga itu sangat langka dan bagaimana bisa tumbuh?
1028.8K viewsOngoingAdded to Library 979 Times as the flower we saw that day
Read
+Library
Rahasia Hati: Terperangkap Menjadi Istri Kedua CEO Dingin

Rahasia Hati: Terperangkap Menjadi Istri Kedua CEO Dingin

Sabtu pagi yang sedikit mendung saat Lilia berada di halaman rumahnya. Ia tengah menyiram tanaman dan bunga-bunga yang tumbuh di sana dan salah satu mawar yang kapan hari dibeli oleh ibunya dari toko bunga di depan komplek itu telah berbunga meski masih kuncup “Cantik sekali,” gumamnya seorang diri. Ia menyentuhnya dengan hati-hati, menunduk dan menciumnya yang harum.
1059.3K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as the flower we saw that day
Show Reviews (19)
Read
+Library
meowza lee
at first dibikin keseeeeelll banget sama sikapnya si william.. tapi untungnya hubungan mereka berprogress meskipun slowly.. & kebelakang disuguhi manisnya hubungan antara lilia, william & keano.. sukaaaa (apalagi moment manis mereka) (⁠ ⁠◜⁠‿⁠◝⁠ ⁠)⁠♡
Aya Melodi Agrifina
gila bener² gila buku yg satu ini...bacanya sambil tahan nafas krna ceritany yg ajdnjdlssmjdnjd.... congrats othor syang untuk buku yg barunya,akhirnya setelah LauJake selesai ada lagi bacaan baru yg nggak kalah seru.... semoga makin sukses.........
Read All Reviews
Nona Hart, Tuan Earl Tak Mau Kau Pergi

Nona Hart, Tuan Earl Tak Mau Kau Pergi

“Kalau kau terus bertanya, kita mungkin tidak akan sampai.” Mereka akhirnya tiba di rumah kaca. Sudah beberapa hari sejak mereka memenuhi tempat itu dengan berbagai bunga. Bunga camellia milik Violet masih ditempatkan di rak dekat pemanas, dan kini kuncupnya terbuka. Elia tersenyum saat melihatnya. “Cantik,” katanya. “Seperti Guru Hart,” kata Violet. “Violet!” Violet terkikik kecil sambil berjalan mendekat ke bunga Camellia, dan menyentuh salah satu kelopak dengan ujung jarinya. “Aku yang merawatnya setiap hari.”
10596 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as the flower we saw that day
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status