Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pengendali Arwah Terakhir

Pengendali Arwah Terakhir

“Yang sebenarnya adalah Venom terbunuh. “Itu yang akhirnya menghentikan pertumpahan darah.” Evan duduk lebih tegak dan wajahnya mengeras selagi menatap marah ke perapian di sudut ruang makan. “Kami melawan dengan segala yang kami miliki. Kami yang masih tersisa dan pada akhirnya salah seorang dari kami membunuhnya. Kami mengerahkan segenap kekuatan dan banyak dari kami yang tewas.” Mata Evan terlihat seperti menatap melewati lidah api.
1010.8K viewsCompletedAdded to Library 409 Times as the last blood
Read
+Library
Napas Terakhir untuk Sang Ratu

Napas Terakhir untuk Sang Ratu

Sisa umurku di dalam lubang dada yang bernanah rasanya makin menguap cepat habis, tapi mataku tetap menolak buat merem sebelum aku bisa memberikan sisa seluruh mana kehidupanku lewat ciuman terakhir yang mematikan di atas sana nanti. . . . Aduuuh mak, sumpah ya Bab 128 ini bener-bener bikin mual campur nyesek brutal gak keruan! 😭😭 Aliansi darurat kita bener-bener udah jadi barang rongsokan penyok di atas ubin tegel yang bau bacin minyak babi! Vane udah tumbang batuk darah di sela drum oli, Pak Tua Jiran masih pingsan kehabisan napas, terus Hamin terpaksa nyakar semen pakai jari-jari yang kukunya udah copot semua! Ngilu banget bayanginnya! 😱💔
638 viewsOngoingAdded to Library 22 Times as the last blood
Read
+Library
The Return Of Blood Moon Pack

The Return Of Blood Moon Pack

Satu sosok muncul dalam kegelapan, dia tertawa namun tatapan tajam seolah ingin menelan semua yang terlihat olehnya. “Hahahahahaha kalian sangat beruntung hari ini, karena yang kami cari hanyalah alpha dari Blood Moon Pack, serahkan dia pada kami, dan kami akan pergi dengan damai” “Dargan! Jangan bertingkah pengecut, hadapi kami kalau berani”
2.4K viewsCompletedAdded to Library 57 Times as the last blood
Read
+Library
Malam Terakhir Dengan Suamiku

Malam Terakhir Dengan Suamiku

kata Rama seraya memberikan sapu tangan miliknya. Alya dengan cepat meraihnya dan membersihkan darah di bibir Mayang. "Memang apa yang sudah dia lakukan sama kamu, May? Kenapa kamu bisa ada di pinggir jalan?" Pertanyaan itu membuat Mayang terdiam seraya berpikir. Bersamaan dengan sekelebat bayangan mengenai skenario yang telah dia buat. Yaitu, dia telah membayar orang lain untuk bekerja sama dengannya. Mayang membayar orang untuk berpura-pura menculiknya, dan Mayang juga dengan senang hati mengorbankan dirinya untuk melukainya dengan sengaja.
1.8K viewsOngoingAdded to Library 65 Times as the last blood
Read
+Library
Sang Petir Terakhir

Sang Petir Terakhir

Bagaimana dia bisa? Jai menarik sikunya ke bawah dan memukul bandit lain yang ada di belakang punggungnya. Pria itu pun jatuh. Jai telah selesai dengan orang kedelapan. Jai kemudian menatap pria di jam dua yang meringkuk ketakutan dan melarikan diri. Mata Jai pun tertuju pada pria terakhir di samping bandit yang marah. Pria itu tidak berbeda. Ketakutan menyapu wajahnya dan dia mencengkeram sarung belati ke dadanya seolah-olah itu adalah boneka beruang berbulu. Orang-orang melakukan hal-hal aneh ketika mereka kehilangan akal. Ini bukan pertama kalinya untuk Jai melihat orang seperti pria itu. Jai menyipitkan matanya ke pria itu dengan tatapan mengancam, pria itu pun jatuh pingsan.
93.5K viewsOngoingAdded to Library 114 Times as the last blood
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status