Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sang Luna Terakhir

Sang Luna Terakhir

River 'Bajingan itu mengalahkanku.' River duduk di luar di teras belakang kabin tempat dia tinggal, memandang ke arah hutan, menyesap bir, mencoba mencari tahu bagaimana Blade berhasil mengalahkannya. Pasti ada sesuatu yang dia simpan atau ada di sakunya, tetapi River tidak dapat membuktikan apa pun, dan Beta Andrew mengklaim bahwa dia telah memeriksa semuanya dengan cermat sebelum, selama, dan setelah acara, dan tidak menemukan apa pun. Jadi... yang bisa dia lakukan hanyalah berusaha lebih baik lagi di acara berikutnya, yang akan diadakan lusa. Itu adalah perlombaan, dan River tahu dia tangkas. Selama Blade tidak menemukan cara untuk curang, River bisa menang. Jika itu masalahnya, dia setid
744 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai the last blood
Baca
+Pustaka
Pesan Terakhir Loren Jose

Pesan Terakhir Loren Jose

Bagaimana aku diikat oleh Tante Desy, bagaimana aku berjuang, bagaimana tali pancing itu menyatu dengan kulitku, aku kehilangan berapa banyak darah dan berapa kali lukaku robek. Semuanya ada di sana. Ada juga rekaman telepon terakhirku sebelum meninggal. Mereka bahkan menemukan rekaman panggilan itu. "Saat dia meneleponmu, dia sudah sekarat." Ibu perlahan mengulurkan tangan dan memutar rekaman itu. "Ibu, Loren hampir mati ... bisakah ibu datang untuk melihatku ... ?" "Nggak ... nggak perlu datang juga nggak apa-apa, tapi bisakah ibu bilang kalau ibu mencintaiku?"
8.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 275 kali sebagai the last blood
Baca
+Pustaka
Rahasia Terakhir Alexa

Rahasia Terakhir Alexa

Sangat buruk. Itu adalah kata yang bisa menggambarkan kondisinya sekarang. Raphael menatap kesal ke arah cermin- tepatnya pada sudut bibirnya yang membiru dengan tambahan darah kering disana. Lelaki itu kembali menyalakan keran dan mencuci mukanya berkali-kali, meskipun begitu sebanyak apapun ia membasuh wajahnya luka itu tidak akan menghilang.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai the last blood
Baca
+Pustaka
Pertaruhan Terakhir Sang Pewaris

Pertaruhan Terakhir Sang Pewaris

Logam berkilau itu adalah satu-satunya peninggalan Camelia yang tersisa setelah Jasper menguras seluruh isi brankas utama. Malam yang dingin itu menjadi saksi bagaimana keserakahan mulai membakar habis sisa rasa kemanusiaan di dalam rumah mereka. Salsabila langsung menjatuhkan kedua lututnya ke atas lantai semen gudang yang membekukan tulang tanpa berpikir dua kali. "Aku mohon kembalikan belati itu, Safira, ambil saja hal lain yang kamu inginkan dari hidupku."
9.2689 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai the last blood
Baca
+Pustaka
Gerbang Neraka: Desa Terakhir

Gerbang Neraka: Desa Terakhir

Elan berdiri tegak. Reva mengucapkan satu kalimat terakhir sebelum ia menancapkan pisau itu ke jantungnya sendiri: “Jangan biarkan desa ini jatuh lagi... Jangan biarkan darahku jadi sia-sia.” Darah Reva menyembur ke udara tapi tidak jatuh ke lantai. Ia terserap ke udara, ke dinding, ke pisau itu sendiri yang melayang dari genggamannya. Tubuh Reva jatuh, tapi tak terdengar suara. Ia menghilang, lenyap jadi debu merah.
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai the last blood
Baca
+Pustaka
Cinta Vampir Terakhir

Cinta Vampir Terakhir

“Darah yang mengalir di tubuhnya … aku mencium aroma anggrek bulan di sana.” Obrolan mereka terputus saat Louis memasuki ruangan. Diletakkannya kotak pendingin di atas meja kopi. “Dua puluh kantong seperti biasanya,” ucap dokter pribadi Marco tersebut. “Apa kau dapat golongan darah O?” tanya Marco. Baginya, golongan darah O lebih manis dari golongan darah lainnya. Sayangnya akhir-akhir ini semakin sulit dicari.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai the last blood
Baca
+Pustaka
Streaming Neraka

Streaming Neraka

Detingan jam pun serasa sangat menakutkan, tepat di detik ke tiga belas, Karin pun berucap . "Blood Marry," panggil Karin untuk terakhir kalinya. Karena setelah itu yang ia tahu hanya jeritan suaranya yang memenuhi ruangan hingga tertelan kegelapan. Kyler menyeringai melihat cipratan darah mengotori cermin. "Ya, satu telah pergi menuju rumahku!"
2.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai the last blood
Baca
+Pustaka
Throne of Blood : System

Throne of Blood : System

Sinar senja jatuh menimpa pedang-pedang merah darah berbentuk Gladius Sword tersebut, memperlihatkan kilatan cahaya dari bilah mata pedang seolah-olah benda itu adalah pedang asli. Sesuai namanya, Blood Control mampu mengubah darah menjadi apa saja sesuai bayangan si pengguna asalkan darah mereka cukup. Bila darah dibayangkan menjadi sebuah pedang, maka itu adalah pedang. “Aku menyebutnya Blood Sword.” Xora bergumam pelan, sebelum ia menggerakkan dua Blood Sword ke arah Monster terdekat. Monster itu tampak mencekik Liogra hingga wajah pria berambut hitam itu tampak berubah menjadi ungu, sedikit lagi sebelum ia kehilangan kesadarannya.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai the last blood
Baca
+Pustaka
Atlantis: Para Keturunan Terakhir

Atlantis: Para Keturunan Terakhir

Dia terbang? Bisa Gaia lihat psikopat biadab bau darah itu menahan sakit di pinggang sebelah kanannya, tepat di tempat si pahlawan super menendangnya. Si pahlawan super menoleh kepada Gaia yang sudah berdiri kembali. Hanya sebentar karena dia mulai menghujani si psikopat bau darah dengan tinjunya. Dia sama sekali tidak memberikan si psikopat waktu untuk bernafas. Bisa Gaia lihat kepalan tangannya sangat kuat dan pukulan itu pun pasti akan sangat terasa. Dia bahkan tidak peduli lawannya sudah lemah dan akhirnya kehilangan kesadaran diri. Tangannya sudah mendapatkan banyak noda darah yang entah muncul dari mana. Mungkin dari si psikopat, mungkin juga dari kepalan tangannya sendiri yang terluka
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai the last blood
Baca
+Pustaka
Cinta Terakhir

Cinta Terakhir

Badan terasa remuk dan lemas seolah semua tulang telah rontok satu persatu. “Semalam si bos yang bawa Non Rena pulang. Non Rena pingsan dan basah kuyup. Memangnya apa yang sebenarnya terjadi, Non?” Lastri mendekat, duduk di sisi ranjang. Hubungan mereka sudah dekat sekali. Lastri menganggap Rena seperti anak sendiri. Rena mengernyit. Berarti mobil yang hampir menabraknya adalah mobil Mahen. Karena terhalang deras hujan serta sorot lampu, Rena tak bisa mengenali mobil suaminya sendiri.
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai the last blood
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status