Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
The Last Hug

The Last Hug

jawab Rendi yang masih diam terpaku di tempatnya. “Baiklah jika begitu. Mari Nuy kita masuk ke tempat kerja. Biarkan saja buaya ini diluar. Jangan sampai kamu menangis karena buaya ini Nuy,” kata Arshila seraya mendelik tajam pada Rendi. Dan Nuri hanya bisa tersenyum kecil menanggapi perkataan Arsila. Ia kemudian berjalan mengikuti langkah Arshila menuju ruangan kerjanya.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai the last ship
Baca
+Pustaka
Titik terakhir

Titik terakhir

Dalam batin menunggu, bisakah kamu menyapaku lebih dulu? Tidak, pemuda tersebut punya benteng terkuat. Berjalan santai sembari kedinginan menatap jauh ke depan. Hanya sekilas melirikku yang ingin tenggelam dalam kepura-puraan. Pertemuan terakhir yang membosankan menjadi hal yang paling aku sesali. Seandainya aku bisa memutar waktu, aku akan berteriak. "Bagaimana kabarmu?", "Bagaimana dengan kelangsungan tunanganmu?" aku harap pernikahan itu batal.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai the last ship
Baca
+Pustaka
Napas Terakhir untuk Sang Ratu

Napas Terakhir untuk Sang Ratu

suara Haneul kembali normal, namun sangat lemah. "Ya, ini aku," Hamin tersenyum lemah, meski penglihatannya mulai kabur. Kapal itu bergetar untuk terakhir kalinya sebelum meledak di bagian buritan. Hamin meraih Jiran yang pingsan dengan satu tangan, dan memeluk Haneul dengan tangan lainnya. Ia melihat sebuah pesawat kecil milik Unit 7 yang dipiloti Vanya mendekat ke lubang dek yang terbuka.
846 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai the last ship
Baca
+Pustaka
Pelabuhan Akhir Sang Pewaris

Pelabuhan Akhir Sang Pewaris

Logo William Group terpajang dengan jelas, siapa pun yang melihatnya pasti langsung menyadari kalau pemiliknya adalah milyader New York. Angin di atas yacht tentu terasa dingin namun menenangkan, yacht yang mereka tumpangi berada di tengah-tengah laut Spanyol. Di sini lah mereka berdua, duduk di kursi beserta meja yang sudah disediakan oleh pelayan sebelumnya.
107.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 203 kali sebagai the last ship
Baca
+Pustaka
The Last Queen

The Last Queen

teriak Utari. Utari mengingatkan Damar kembali atas kejadian dimana mereka hendak kabur dari penjara. Saat itu Damar mengatakan pada Utari untuk menunggunya di luar gerbang perbatasan, sementara ia ingin menuntaskan misi terakhirnya. Utari tak dapat mempercayainya begitu saja, ia ingin memastikan sendiri bahwa Damar memang benar-benar menuntaskan misinya. Namun yang Utari lihat malam itu sangat berbeda dengan apa yang ia fikirkan, ternyata misi terakhir Damar bukanlah menghabisi ratu melainkan bercinta untuk terakhir kalinya dengan ratu. Malam itu Utari sangat hancur karena untuk kesekian kalinya ia merasa dikhianati oleh Damar.
5.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 236 kali sebagai the last ship
Baca
+Pustaka
Menjadi Tawanan Hati Sang Mafia

Menjadi Tawanan Hati Sang Mafia

Di belakang mereka, kapal kargo Volkov mulai miring ke arah buritan, siap untuk menjadi kuburan besi di tengah samudera. Saat mereka berhasil menurunkan sekoci dan menjauh dari kapal raksasa itu, ledakan besar terakhir mengguncang permukaan laut. Cahaya jingga menerangi langit malam yang gelap. Kapal itu perlahan menghilang ditelan ombak, membawa Viktor Volkov dan segala dosa-dosanya ke dasar laut terdalam.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai the last ship
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status