Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Gairah Cinta Berselimut Takdir

Gairah Cinta Berselimut Takdir

Bella menyapukan jari telunjuknya pada punggung-punggung buku yang berbaris rapi di sebuah rak yang menjulang tinggi. Gadis itu sedang fokus mencari buku yang akan ia baca. Sebuah bangunan perpustakaan bernuansa Eropa klasik zaman dulu yang dilengkapi ukiran-ukiran lukisan Romawi di langit-langit bagian atapnya, kini tengah melingkupi Bella. Ya, gadis itu sedang berada di sebuah toko buku sekaligus perpustakaan yang tidak jarang ia kunjungi—Libreria Lello.
1092.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.6K kali sebagai the library
Tampilkan Ulasan (41)
Baca
+Pustaka
morning glory
Dari awal baca GCBT sampe end bener2 suka banget setiap chapter selalu bikin deg degan serasa dibawa ke ceritanya, karakternya juga keren keren pokoknya keren abis thor...ditunggu karya selanjutnya thor
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Booking Terakhir

Booking Terakhir

bisik Nanya bertanya penasaran. Lena menggeleng, "bukan, ini perpustakaan." "Perpustakaan?" Tanya Raka lagi. "Tempat semua yang dilupakan disimpan." Ujar Lena dengan suara sedih dan miris. Jantung Raka berdetak keras karena tiba tiba semuanya terasa jauh lebih besar. Mungkin hotel ini bukanlah sebuah kutukan, melainkan hanyalah dunia arsip tempat menyimpan semua orang yang sudah dihapus oleh kekejaman dunia.
10538 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai the library
Baca
+Pustaka
KEMBALINYA SANG RATU

KEMBALINYA SANG RATU

Jun duduk di ruang diskusi Lambusango Research Center, mendengarkan dengan penuh perhatian penjelasan dari Wa Ode Andri tentang pentingnya perpustakaan sebagai pusat literasi dan pemberdayaan masyarakat. Semangat dan visi Andri memicu ide yang terus menggelegak di pikiran Jun—gagasan membangun Lambusango Library bukan hanya untuk komunitas di sekitar hutan, tetapi juga sebagai bentuk nyata dari rasa cintanya kepada Sinta.
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai the library
Baca
+Pustaka
Perpustakaan Tengah Malam

Perpustakaan Tengah Malam

Hanya sedikit orang yang tahu tentang keberadaannya, dan mereka yang pernah mengunjunginya mengatakan bahwa perpustakaan ini memiliki koleksi buku-buku yang tidak dapat ditemukan di tempat lain. Suatu malam yang gelap dan berangin, seorang remaja bernama Lila sedang berjalan-jalan di sekitar kota. Ia merasa bosan di rumah dan memutuskan untuk mencari sesuatu yang menarik. Saat ia melewati jalanan sepi, ia melihat cahaya redup dari sebuah bangunan tua di ujung jalan. Dengan rasa penasaran, ia mendekati bangunan tersebut dan melihat papan nama yang bertuliskan "Perpustakaan Tengah Malam."
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai the library
Baca
+Pustaka
Belenggu Rumah Darah

Belenggu Rumah Darah

"Apa Bapak tahu di mana perpustakaan itu?" Pak Kusuma mengangguk perlahan. "Perpustakaan itu berada di ujung desa, tersembunyi di balik bangunan tua. Kalian bisa menemukannya, tapi perlu diingat—banyak rahasia yang disimpan di sana. Rahasia yang mungkin akan membawa kalian lebih dalam ke dalam kegelapan rumah itu." Mira tersenyum tipis, meski jelas dia memahami bahaya yang dihadapi. "Kalau itu bisa membantu kita menyelamatkan semua orang, gue nggak peduli seberapa gelap rahasianya."
2.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai the library
Baca
+Pustaka
Dinodai Sebelum Malam Pertama

Dinodai Sebelum Malam Pertama

tanya pelayan tersebut saat mendapati Nuha berada di belakangnya. “Apa itu perpustakaan?” tanya Nuha saat melihat ada lemari raksasa berisi banyak buku. Sangat besar. Mirip miniatur perpustakaan Leiden di Belanda. Benar-benar terlihat estetis dan cozy. Mata Nuha sampai mengerjap beberapa kali. Nuha suka sekali baca buku. Mungkin Darren takkan keberatan jika Nuha masuk ke dalam ruangan tersebut, pikirnya.
10147.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.9K kali sebagai the library
Baca
+Pustaka
Terikat Pernikahan Dengan CEO Dingin

Terikat Pernikahan Dengan CEO Dingin

Mereka kemudian berjalan ke ruang lain. "Di sini adalah perpustakaan, tempat Tuan Bian sering menghabiskan waktu untuk membaca atau bekerja. Anda bisa menggunakannya juga, Nyonya, jika Anda suka membaca." Luna melihat rak-rak buku yang penuh dengan berbagai jenis buku. Ia tertarik, tapi pikirannya masih dipenuhi dengan banyak pertanyaan tentang kehidupannya yang baru. "Bagaimana dengan lantai dua? Kenapa aku tidak boleh masuk ke sana?"
107.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 285 kali sebagai the library
Baca
+Pustaka
Wedding Doll [INDONESIA]

Wedding Doll [INDONESIA]

Menghela napas kesal, ia berjalan ke arah perpustakaan dengan langkah diseret. Sama seperti hari-hari sebelumnya, Luna akan menghabiskan waktunya membaca tumpukan buku dan novel. Mendorong pintu perpustakaan pelan, ia berjalan masuk. Menghirup dalam-dalam aroma buku yang menguar, terasa menenangkan. Mengulas senyum senang Luna berjalan dengan langkah lebar ke sofa yang sering digunakannya untuk membaca. Melabuhkan punggungnya di sana sembari memejamkan kedua mata. Ada yang aneh. Luna mendengar suara orang lain yang tampaknya sedang … mendesah?
9.967.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai the library
Baca
+Pustaka
LUCID DREAM

LUCID DREAM

Entah kenapa mimpi itu tiba-tiba hadir padanya. Kini, gadis itu sedang berada di perpustakaan keluarga Foster. Perpustakaan ini merupakan perpustakaan keluarga terbesar kedua setelah perpustakaan kerajaan. Di mana di perpustakaan kerajaan hanya bisa dimasuki oleh para keluarga kerajaan saja.
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai the library
Baca
+Pustaka
Balas Dendam sang Kultivator

Balas Dendam sang Kultivator

Mereka masuk. Ruangan itu adalah sebuah perpustakaan dari neraka. Rak-rak yang menjulang hingga ke langit-langit yang gelap dipenuhi oleh ribuan gulungan, buku-buku bersampul kulit yang retak, dan kristal-kristal data yang berkedip lemah. Debu tebal menyelimuti segalanya, menari-nari di bawah seberkas cahaya yang masuk dari jendela tinggi yang kotor. Setiap gulungan yang mereka buka terasa seperti sedang menggali kuburan masa lalu.
1013.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 364 kali sebagai the library
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status