Perfect Mate
Wajah manja itu berubah seketika dengan Tiana Lincoln yang berdehem dengan nada pelan di sisi suaminya Sebastian Mark.
"Kau merusak moodku, sudah tahu aku ingin romantis bersamamu. Aku akan bekerja dan jangan menggangguku, istrimu tak ingin di ganggu. Nanti malam aku tak akan memberikannya maksudku tak memberikannya di kantor, tapi di mansion kita," ucapnya dengan berbisik di telinga suaminya dengan nada manja. Tiana berjalan keluar dari ruangan kerja milik Sebastian Mark, hanya ada senyuman yang terlintas dari pria dengan tinggi seratus delapan puluh sentimeter tersebut, rambut berwarna cokelat dengan bola mata berwarna biru manik.
Bab Populer