Mr. Perfect
“Kau dengar itu? Aku harus duduk di lobby untuk menunggu. Jadi, izinkan aku pamit undur diri untuk—“
Belum sempat Daisy melengkapi kalimatnya, aku sudah menarik tangan Daisy dan membawanya pergi.
Mike mengikuti kami.
“Tuan Drew, apa yang kau lakukan pada pelamar itu.”
“Diam. Dia bukan pelamar di perusahaan ini, tapi calon istriku,” jawab aku tegas.
Seketika mulut Mike terkunci. “Ops, maaf.”
“Calon istriku ini memang punya kelainan jiwa,” kataku lagi sambil tersenyum smirk pada Daisy.
Bab Populer