Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Yang Ternoda

Yang Ternoda

tanya Mila pada Tante Rossa. “Oh, kamu temannya. Sebelas dua belas ya kalian, sama-sama kampungan!” Tante Rossa memperhatikan penampilan Mila seperti tadi memperhatikan Zafira. “Kamu kenal sama orang itu, Fira? Kenapa dia memaki-makimu? Kamu nggak apa-apa?” tanya Mila. Zafira mengangguk. “Iya, Mil. Dia Tante Rossa, dan aku nggak apa-apa. Terima kasih sudah membantuku tadi,” jawab Zafira.
1060.4K viewsOngoingAdded to Library 1.7K Times as ran-mao
Read
+Library
Raina

Raina

Tapi, sampai sekarang dia masih belum nampak. Mak Rempong : Rain..sorry gw sama Erfan balik duluan, anak gw ngamuk nyariin emaknya. Klo lo mau balik sma Raka aja udh Erfan bilangin kok supaya nampung lo.. Have fun ya, semobil sama Duren wkwk, soal si Diandra lo nggak usah khawatir sebelum janur kuning melengkung mah sikat Rain. Good luck ❤
109.9K viewsOngoingAdded to Library 297 Times as ran-mao
Read
+Library
Satu Malam Panas Dengan Adik Iparku
Read
+Library
MAAF CINTAKU

MAAF CINTAKU

geram Stella melirik Papa Bram dengan tajam. "Hum" dengus Farhan meremehkan di hadapan Papanya Bram. pikirnya Stella benar mereka bukan manusia, lalu ia pergi menuju mobil bersama Stella. Papa Bram masih melotot, wajahnya menunjukan ia sangat marah. Namun mulutnya mengatup rapat. Saat akan naik ke mobil Stella kembali menoleh Bram dan Papanya yang masih berdiri di depan pintu.
101.2K viewsOngoingAdded to Library 25 Times as ran-mao
Read
+Library
MAHAR 2 JUTA

MAHAR 2 JUTA

keukeh Ning Maya. "Udah Ning, nanti tak jelasin. Byee," Sifa menarik diajeng untuk mencari kang Mamad yang biasanya menjadi sopir mobil operasional. Benar saja, kang Mamad berada di post keamanan depan gerbang utama pesantren putri. Tanpa melihat ada yang datang, kang Mamad asyik berjoget mengikuti irama yang terdengar dari ponselnya.
1.4K viewsOngoingAdded to Library 35 Times as ran-mao
Read
+Library
Kuranji

Kuranji

“Mampus kau!” Mata telanjang orang awam tidak dapat membedakan apakah si Kumis Berantakan berlari atau meluncur di atas permukaan tanah saat melancarkan serangan maut. Saking cepatnya gerakan lelaki itu, tubuhnya tampak seperti sebuah bayangan yang melesat ke depan. Angin yang dihasilkan dari gerakan tersebut menjadikan tanaman kecil yang dilaluinya laksana helaian ilalang yang diterpa angin kencang.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 120 Times as ran-mao
Read
+Library
Naik Ranjang

Naik Ranjang

Membuat Mai dengan mudah berlaku demikian terhadapku saat ini. Akhirnya aku membawa mobil menuju perumahan tempatku tinggal, karena Mai menolak mentah-mentah ajakanku ke rumah sakit untuk menjenguk Ibu. Dua puluh menit dari pemakaman umum di komplek perumahan Ayah, tibalah aku di depan carport rumahku sendiri. Setelah mobil terparkir sempurna, Maira nampak turun dengan cepat dari dalam mobilku. Melangkahkan kakinya lebar menuju teras dan hendak membuka pintu. Sayangnya, pintu utama rumahku ini aku kunci. Maira terlihat mendobrak-dobrak pintunya pelan. Aku menyusul keluar dari dalam mobil dan melangkah menghampirinya yang berdiri di depan pintu.
9.8423.8K viewsCompletedAdded to Library 17.0K Times as ran-mao
Show Reviews (26)
Read
+Library
Zizizaq
Baca karya orang buat belajar, DNA ini karya yang keren! Baca juga karya Zizizaq. 1. Antara mencintai dan melupakan (tamat 2. Nikah Kontrak berbuah cinta (tamat 3. Wanita ketiga duda kaya (tamat 4. Siksaan dari tunangan kakakku
Tuti Khoiriah Hasibuan
ceritanya bagus tapi sayangnya ditengah2 cerita terlalu banyak cerita yg tidak seharusnya ditulis padahal banyak hikmah yang bisa diambil kesetiaan, kerja keras, keikhlasan dan banyak lagi pesan moralnya author law nulis adegan dikamar layagnya tidak harus sedetail itu juga,
Read All Reviews
MATE

MATE

Tanganku mengelus pelan rambut coklatnya dan dia terlihat lebih tenang. “Lu ... luna. Bo ... bolehkah kami memanggilmu ... Mama?” Tanya Maro begitu tiba-tiba membuatku tersentak. Mama? Anak itu ingin memanggilku Mama?! Aku terdiam menatap mata coklat terang Maro. Merasa bingung dengan jawaban apa yang harus aku berikan padanya.
109.5K viewsCompletedAdded to Library 208 Times as ran-mao
Read
+Library
Turun Ranjang

Turun Ranjang

Mobil berhenti, lampu lalu lintas yang berubah merah 'memaksa' tiap kendaraan agar mau mengantri. "Tidak perlu, kearifan lokal tetap nomor satu." Akhirnya Anjel mengeluarkan kartu as-nya. Bram menghela napas panjang, lalu tersenyum lebar pada Anjel. "Tidak mungkin aku menyamakanmu dengan Ahjussi Lee Jong Gi atau Oppa Cha Eun Woo, karena standar kalian saja berbeda," imbuh Anjel. "Maksudmu?" Bram langsung menaikkan suaranya dan mobil melaju lagi.
104.3K viewsOngoingAdded to Library 104 Times as ran-mao
Read
+Library
Rasa

Rasa

timpal teman yang lain mengucapkan selamat untuk Aya. “Ehe, makasih lho makasih. Abang Aya yang menang, Aya yang diucpin yaa... makasi kalian,” jawab Ataya penuh bangga. Kondisinya sudah sedikit kondusif dan tidak seramai sebelumnya. “Hey, bener Aya nama abangmu ada disini. Abian Airuz Aldari?” Kyra baru bisa melihat jelas nama nama juara lomba MHQ. Dan betu saja, nama Abian tertera disana.
104.3K viewsCompletedAdded to Library 97 Times as ran-mao
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status