Di Antara Keajaiban
Derasnya air sungai yang mengalir saat musim hujan. Sawah-sawah mulai penuh dengan air. Suasana pedesaan yang masih asri, dikala fajar tiba burung bersaut-sautan. Saat senja, pemandangan di ujung desa sangatlah tidak ada duanya. Namaku Clara Arlita Xenasya, mereka memanggilku ara. Aku lahir di tengah keluarga sederhana, orang tuaku hanyalah seorang buruh harian lepas, dan ketika beliau tidak ada panggilan kerja, biasanya beliau menggarap sawah milik pak lurah. Hidup di pedesaan yang masih jauh dari kata tercukupi. Listrik masih sering mati ketika hujan, tabung gas LPG pun tidak semua kebagian, sinyal hanya ada di beberapa titik saja, dan jalan pedesaan yang masih belum di aspal. Akan teta
Hot Chapters