WANITA PENAKLUK SAMUDRA
Namun, sumber daya Aethelgard terbatas.
Seorang pria tinggi dan tegap, mengenakan jubah sutra yang kaya dengan motif geometris perak yang rumit, melangkah masuk. Wajahnya ramah, namun matanya memancarkan ketenangan yang aneh, hampir seperti Vardus Solara, tapi Roric tidak mengenalinya. "Salam, Kanselir Roric," ucap pria itu, suaranya halus seperti desiran air. "Saya adalah Darian, utusan dari Kongsi Perdagangan Samudra Timur. Kami mendengar tentang kesulitan Aethelgard, dan kami datang membawa tawaran persahabatan."