Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
The Perfect Stranger

The Perfect Stranger

, Rayana jadi terlihat seperti ragu-ragu untuk berbicara. "Gue perlu ke kamar mandi," ucapnya. Ia berada disini semalaman tentu saja ia sangat ingin buang air kecil. Rayana juga perlu membasuh wajahnya yang sudah kusam, sebelum pergi ke kantornya. "Kamar mandinya disana." Bima langsung berjalan duluan dan Rayana mengikutinya dari belakang. Rayana sangat kagum melihat rumah sebesar ini bak istana. Rumah dengan konsep modern klasik, dengan dindingnya yang berwarna putih.
104.6K viewsOngoingAdded to Library 96 Times as the perfect house
Read
+Library
PERFECT FAKE HUSBAND

PERFECT FAKE HUSBAND

Dalam mencari kendaraan si penelepon kemudikan. Feeling memberikan petunjuk untuk Loura. Sebuah mobil mewah warna merah menjadi pusat perhatiannya. Namun, harus tetap dipastikan. Loura membawa ponsel tengah berada di tangannya ke telinga. Panggilan belum berakhir. Ia punya kesempatan untuk bertanya. "Kau ada di mana, Ma'am?" tanya Loura to the point. "Mobil SUV warna mewah. Aku menunggumu."
2.9K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as the perfect house
Read
+Library
My Perfect Stranger

My Perfect Stranger

“Biarkan saja mereka saling jatuh cinta dulu. Nanti akan ada saatnya hubungan rumah tangga mereka akan hancur.” Cedric menuntun sang tunangan memasuki penthouse kediamannya meski terkesan tidak mewah seperti kediaman para CEO di drama. Meski penthouse itu terkesan sederhana, reaksi Eleanor berdecak kagum, karena baginya penthouse ini jauh lebih mewah dan luas daripada apartemennya. Apalagi semua perabot rumah terkesan mewah dan juga penthouse ini sangat rapi interiornya, sudah membuatnya sangat nyaman berada di sini, meski baru beberapa menit menginjakkan kakinya di ruang tamu.
106.6K viewsCompletedAdded to Library 179 Times as the perfect house
Read
+Library
My Beloved Trouble

My Beloved Trouble

Dia hanya kuberi gelengan bodoh sebagai jawaban. Aku bergabung dengan Gina di depan pintu rumah mewah berlantai tiga dengan gaya tropis modern, dirancang oleh arsitek handal dengan mengutamakan kenyamanan dibalik kemewahan rumah. Beberapa macam pohon dan tanaman hias sengaja ditata rapi menghiasi bagian depan rumah dengan warna hijaunya yang segar. Sebuah pintu tinggi dari kayu jati yang diukir rumit, perlahan membuka. Gina mendongak dari tablet PC-nya dan mataku terpaksa berhenti mengagumi hutan mini di sekeliling rumah itu. Seorang wanita pengurus rumah menyambut kami dengan senyum ramah. “Selamat siang, saya Gina dari Perfect’s wedding organizer. Kami ada janji dengan Nona Cherry LaFontai
3.1K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as the perfect house
Read
+Library
Imperfect Partner

Imperfect Partner

Selain bentuk rumahnya sangat sederhana, di dalamnya pun hampir tidak ada perabotan atau furniture yang menghiasinya. Diandra hanya tersenyum tipis mendengar komentar adik iparnya. “Yang penting bisa untuk berteduh saat hujan atau panas saja sudah cukup, Ve,” jawabnya jujur. Lavenia menghela napas mendengar jawaban Diandra. “Kak Hans benar-benar keterlaluan terhadap ibu dari calon anaknya,” batinnya berkata. “Ayo kita berangkat sekarang,” ajaknya.
10104.3K viewsCompletedAdded to Library 3.2K Times as the perfect house
Read
+Library
Pernikahanku yang Sempurna

Pernikahanku yang Sempurna

Setelahnya, dua wanita itu melangkah beriringan menuju kamar yang terletak di lantai dua. Seperti biasa, setiap kali ke rumah ini, suasana yang didapati Cindy selalu sepi. Hanya ada beberapa orang yang bekerja sebagai tukang bersih-bersih hingga tukang masak. Saat menginap pun, dia hampir-hampir tak pernah mendengar kedatangan kedua orang tua Agnes. “Coba kalau Mama sama Papa sering-sering pergi dari rumah juga. Pasti bakal tenang, gak ada yang cerewet,” celetuk Cindy iri.
910 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as the perfect house
Read
+Library
Perfect Arranged Marriage

Perfect Arranged Marriage

Ia ingin menangis dalam arti yang sesungguhnya saat tangan besar Yudhis menggenggam tangannya yang mungil. Impian Kiran adalah ingin menikah dengan seseorang yang ia cintai dan mencintainya. Kemudian membentuk sebuah keluarga kecil yang berbahagia. Seorang pria dengan love language act of service lebih diutamakan. Mereka akan tinggal di sebuah istana yang meskipun kecil tapi terasa indah karena mereka menghiasinya dengan cinta. Namun sekarang, apa yang terjadi padanya sungguh jauh dari yang ia harapankan. “Mas, jangan terlalu cepat jalannya,” keluh Kiran.
101.2K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as the perfect house
Read
+Library
Not A Perfect Marriage

Not A Perfect Marriage

Suara Ivy benar-benar terdengar kecewa pada Race sekarang. Miranda baru saja selesai membersihkan paviliun Race, dia satu-satunya pelayan perempuan di paviliun bungalow milik Race. Miranda masuk ke dalam kamar Race untuk membersihkan kamar majikannya itu. Tangan Miranda lalu di tahan seseorang hingga Miranda urung memutar gagang pintu dan justru melihat ke asal tangan itu. "Ivy?" "Kau, memanggil istri majikanmu hanya dengan nama? Wah,,,kau sangat berani ya."
103.6K viewsOngoingAdded to Library 75 Times as the perfect house
Read
+Library
Perfect CEO

Perfect CEO

Berlian semakin tenggelam dalam alunan gemericik air yang merdu, napas gadis itu lambat laun teratur. "Tidak ada manusia yang harus sempurna melakukan sesuatu. Rasa perfectionist hanya timbul pada orang-orang yang butuh pengakuan. Kamu mau diakui orang lain hebat, kamu yang akan lelah, kamu yang akan capek, merasa frustasi kala kamu tidak bisa sempurna. Padahal kamu bisa bahagia dengan diri kamu sendiri." "Bangkit, Berlian. Keluar dari segala kesempurnaan yang harus kamu lakukan!"
1017.5K viewsCompletedAdded to Library 488 Times as the perfect house
Read
+Library
Pernikahan Yang Sempurna

Pernikahan Yang Sempurna

Begitu pun dengan kata sempurna di mata Hana. Definisi pernikahan sempurna yang diharapkan Hana adalah... "Pasha" "Hem" Sepasang mata Pasha sudah tertutup, tapi ia masih belum tertidur. Karena tau suaminya itu belum tidur, Hana pun berbicara sambil melihat kearah Pasha yang sudah menutup matanya itu, "Bagimu, mana yang lebih penting, perusahaan atau keluarga?" Pasha membuka matanya, "Tentu saja keluarga"
1012.8K viewsCompletedAdded to Library 396 Times as the perfect house
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status