Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Perfect Partner

Perfect Partner

Maevea tidak tahu berapa banyak Rael menghabiskan uang untuk membeli kediaman mewah dan megah itu. Bahkan jika dia tidak bekerja di galerinya, dia tidak akan mati bosan di kediaman itu. Ada terlalu banyak tempat yang bisa dia datangi, taman, rumah kaca, pusat kebugaran, gudang anggur, lapangan golf dan masih banyak lainnya. Sekarang Maevea berdiri di depan sebuah pintu sebuah ruangan yang menjadi ruangan terakhir yang ditunjukan oleh Rael.
10122.9K viewsCompletedAdded to Library 4.2K Times as the perfect house
Read
+Library
Perfect Secret

Perfect Secret

Mbok Sum membuka pintu mobil dan meminta Kia untuk keluar. Kia turun sambil menghentakkan kakinya kesal. Rumah sederhana bergaya modern di depannya tidak membuatnya tertarik. Menurut Kia, rumah ternyaman adalah rumahnya sendiri. Kia mendengkus saat Arfan masuk lebih dulu dengan membawa koper miliknya. Apa pria itu tidak melihat wajah kesalnya? Apa dia bisa bertahan hidup dengan terus bermusuhan seperti ini?
1040.1K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as the perfect house
Read
+Library
Perfect Younger Husband

Perfect Younger Husband

Berkumpul dengan keluarga tak lepas dengan yang namanya makan, dan Retta yakin itu akan menjadi hal yang begitu menarik. “Ada dua kamar di atas dan satu kamar di bawah. Kamar asisten rumah tangga ada di belakang berada di sebelah kolam renang dan taman belakang.” El tiba-tiba menjelaskan denah rumah milik Retta. Perumahan ini adalah miliknya. Jadi dia tahu benar letakkan tempat-tempat di dalamnya. Selain taman depan yang begitu rindang dengan pepohonan, ada juga taman kecil di samping kolam renang. Retta dan Rylan tersenyum. Mereka mengangguk ketika El menjelaskan. Mereka terus mengayunkan langkah ke taman belakang.
109.7K viewsCompletedAdded to Library 349 Times as the perfect house
Read
+Library
The Perfect Hot Wife

The Perfect Hot Wife

Stacy melangkahkan kakinya ke dalam kamar dengan pintu hitam yang dipilihnya. Dengan perlahan, Stacy lantas melihat-lihat seisi ruangan tersebut. Memperhatikan setiap detail kamar super besar itu. Mungkin, kalau dibandingkan dengan kamar miliknya di rumahnya terdahulu, ini jelas berkali lipat lagi besarnya. Belum lagi dengan barang-barang mewah yang ada di sana. Sepertinya kalau Stacy meminta beberapa persen kekayaan Aldrich saat bercerai nanti saja sudah mampu membuatnya hidup sebagai janda kaya.
1.1K viewsOngoingAdded to Library 28 Times as the perfect house
Read
+Library
Imperfect Wife

Imperfect Wife

“Saya bisa melakukan pekerjaan apa pun, dan saya juga bersedia Anda suruh melakukan apa pun. Saya dengar dari paman saya, kalau Anda adalah seorang yang perfeksionis dan teliti. Saya akan melayani Anda dan menjamin Anda akan merasa puas oleh kinerja saya ke depannya. Untuk soal kontribusi terhadap perusahaan, bukannya dengan melayani Anda adalah bentuk kontribusi besar saya terhadap perusahaan? Anda kan pemimpin dari perusahaan ini. Jadi, dengan memberikan yang terbiak untuk Anda, itu artinya saya melakukan yang terbaik untuk perusahaan. Begitu, bukan?” Dion mengucapkannya dengan sangat lugas dan percaya diri. Tatapan matanya juga sangat meyakinkan. Lulusan Hardvard memang tak bisa diragukan
102.7K viewsOngoingAdded to Library 86 Times as the perfect house
Read
+Library
So I Married the Perfect Rival

So I Married the Perfect Rival

Dia hanya memberitahu nama kota kelahirannya saja, tidak mungkin laki-laki di sampingnya ini akan tahu detailnya, kan? "Perumahan candra karya nomor lima puluh enam," ujarnya yang langsung membuat Ganaya membelalakkan matanya. "Kok lo tahu?!" tanyanya dengan terkejut. Dia tidak pernah mengatakan alamat lengkap rumahnya loh. Jadi, kenapa Ginan bisa tahu? "Apa yang nggak gue tahu? Ukuran dada, pinggang, dan pinggul lo juga gue tahu," jawabnya dengan santai, tak memperhatikan bagaimana raut Ganaya sekarang ini.
1.1K viewsOngoingAdded to Library 31 Times as the perfect house
Read
+Library
Perfect Game

Perfect Game

Bahkan sampai sekarang juga tidak dapat ditemukan Suatu hari, di pagi Sabtu yang cerah nan gerimis. Seorang pemuda SMA yang baru menyelesaikan ujian terakhir nya sedang santai di bawa atap rumahnya. Pria yang sudah 2 tahun fokus pada sekolah nya itu kini penasaran dengan game yang tenar di kalangan umurnya. Pasalnya, banyak sekali teman sebayanya yang memainkan bahkan membicarakan game itu selepas pulang sekolah. Dia membuka laptop pribadinya dan membuka browser lalu mendownload Perfect Game di laptopnya. Sembari menunggu unduhannya selesai, dia pergi ke dapur untuk membuat teh hangat
102.8K viewsOngoingAdded to Library 72 Times as the perfect house
Read
+Library
Love You Perfectly

Love You Perfectly

Meira baru saja keluar dari kamarnya, seuasai beberapa menit tadi ia mandi. Ia bisa melihat Hale yang duduk di sebuah sofa usang di ruang tamu miliknya. Rumah Meira itu tak besar, hanya ada sebuah kamar tidur, dapur, dan ruang tamu yang tak dipisahkan dengan sekat apapun. Hale sedikit memandang anti pada perabotan disana. "Semuanya terlihat usang dan tak bagus!" ucap Hale sambil mengamati barang-barang yang ada disana.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as the perfect house
Read
+Library
Pernikahan Yang Sempurna

Pernikahan Yang Sempurna

Begitu pun dengan kata sempurna di mata Hana. Definisi pernikahan sempurna yang diharapkan Hana adalah... "Pasha" "Hem" Sepasang mata Pasha sudah tertutup, tapi ia masih belum tertidur. Karena tau suaminya itu belum tidur, Hana pun berbicara sambil melihat kearah Pasha yang sudah menutup matanya itu, "Bagimu, mana yang lebih penting, perusahaan atau keluarga?" Pasha membuka matanya, "Tentu saja keluarga"
1012.8K viewsCompletedAdded to Library 396 Times as the perfect house
Read
+Library
THE IMPERIOUS HUSBAND

THE IMPERIOUS HUSBAND

Hm, kita lihat saja nanti," jawab Bimantara santai. Keduanya terlibat percakapan kecil dengan topik saling bercerita kabar mereka masing-masing. "Kakek akan membelikanmu rumah yang jauh dari rumah suamimu dan kakek anggap lebih aman," ucap Bimantara tiba-tiba. Reyna melirik Farel yang terlihat duduk di depan mereka tanpa suara. "Nanti saja, Kek. Aku belum memerlukannya. Rumah peninggalan ayah dan ibu juga bisa aku gunakan. Hanya aku kurang nyaman di rumah sebesar itu jika aku hanya sendiri."
9.914.8K viewsOngoingAdded to Library 519 Times as the perfect house
Show Reviews (58)
Read
+Library
EDELWEIS
Perhatian! Buat para my readers tercintah, mohon maaf jika up nya tersendat....Author masih nunggu kepastian kontrak dulu di sini, jika sudah ada kepastian pasti author lanjut up. Sabar ya sayangkuh Mohon maaf atas ketidaknyamanannya🙏 Ttd. -Edelweis-
Wiwin Kurnia Furqon
uuhh kasihan bebez aldi menderita. . tp aku rasa bahagia maaf ya sayang slah sendri pake acara nikah lagi,dengan alasan karna keslahan ,gk d cari tau dulu gtu knpa bisa terjadi kesalahan , .di tunggu azab yg WAw buat nadia.
Read All Reviews
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status