Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
A MAN IN A TUXEDO

A MAN IN A TUXEDO

cetus Candra menunjuk ke arah seorang pria yang sedang duduk di bangku taman. Stela melihat seorang pria bertubuh atletis, mengenakan baju kaus berwarna krem dengan bawahan celana katun di bawah lutut. Dia bisa melihat rambut ikal yang dipotong sangat pendek, model cepak. “Siang, Pak,” sapa Candra.
8.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 312 Beses bilang the purple man
Read
+Library
Terjerat Pesona Sang Mantan

Terjerat Pesona Sang Mantan

Seorang wanita berusia remaja menghampiri Purple yang tengah termenung. “Maaf, Anda siapa, ya?” tanya wanita itu kembali. “Saya …. Perkenalkan saya Purple, asisten pak Morgan.” Purple mengulurkan tangan pada perempuan yang masih terlihat kebingungan dengan kehadiran dirinya di rumah yang biasanya hanya dihuni seorang pria itu. “Saya Desi, anak pemilik rumah.” Purple membalasnya dengan senyuman. “Begini Desi, pak Morgan sedang mengalami kecelakaan kerja dan kesulitan beraktivitas jadi mungkin saya akan merawat beliau hingga beberapa hari ke depan.”
1.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 38 Beses bilang the purple man
Read
+Library
Pria Misterius Itu Bukan Manusia

Pria Misterius Itu Bukan Manusia

Sedangkan aku masih diam dengan posisi duduk di sofa sembari menatapnya. Gila. Itu adalah satu kata yang mendeskripsikan keadaanku hari ini. Tidak pernah terbayangkan sama sekali dalam hidupku kalau aku akan bertemu dengan sosok bukan manusia. Bisa menghapus ingatan orang lain, bisa terbang, dan bisa berpindah tempat menggunakan portal. Lantas, apa lagi kemampuan yang Pak Rendy miliki? Dan yang sejak tadi membuatku bertanya-tanya adalah makhluk jenis apa Pak Rendy itu? “Ada apa?”
103.5K viewsOn holdIdinagdag sa Library 98 Beses bilang the purple man
Read
+Library
Genius Man

Genius Man

Tiba-tiba seseorang pria paruh baya berjalan naik ke atas pangung cafe. "Selamat malam semuanya, selamat datang di cafe kami..!!" ucap pria paruh baya tersebut. "Selamat malam" jawab beberapa tamu yang hadir. "Sebelumnya saya ingin mengucapkan terima kasih karena sudah menyewa cafe kami ini. akan tetapi saya sebagai pemilik cafe ini ingin meminta maaf kepada ibu Anggun selaku pembuat acara malam ini. Band yang kita undang sepertinya tidak bisa hadir untuk mengisi acara malam ini. Sekali lagi saya selaku pemilik cafe meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada semua yang hadir terutama ibu Anggun!" ucap pria paruh baya tersebut yang kemudian meninggalkan pangung.
94.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 127 Beses bilang the purple man
Read
+Library
Orchid Purpura

Orchid Purpura

ujar Saka. Freya menatap Saka. Setahu Freya, Saka adalah manusia dari Purpura yang telah menyebabkan banyak kekacuan di dunia itu. Tapi, ternyata Freya salah. Saka adalah manusia dari dunia lain yang saling berhubungan dengan Purpura. Kekacauan di Purpura hanya sedikit dari rencananya untuk mengembalikan dunia menjadi lebih baik. Tak ada derita dan tragedi. "K-kau Violeta?" tanya Freya seraya menunjuk Ziya dengan raut wajah ketakutan karena teringat pada Liliana yang ia khianati.
103.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 65 Beses bilang the purple man
Read
+Library
Pura-Pura Amnesia

Pura-Pura Amnesia

Sapaan tiba-tiba yang terdengar familier, sontak menghentikan protes Amanda pada Logan. Saat ia menengok dari balik tubuh pria itu, seorang wanita dengan aura penyihir yang selalu membuatnya tertekan itu muncul dengan senyum ramahnya. Ia mengenakan setelan rok berwarna pastel dengan rambut halus sebahu yang diblow rapi hingga mengesankan tatanan rambut yang elegan itu, selalu berhasil menginterpretasikan dirinya dengan baik melalui tampilannya itu.
1015.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 471 Beses bilang the purple man
Read
+Library
Aku Seorang Jenius Super

Aku Seorang Jenius Super

Ia tidak pernah mempertimbangkan masalah ini karena ia sudah menyiapkan segalanya dengan tubuh Iblisnya. "100 Purple Profound Stones untuk masuk," Yun Wuji melihat dari jauh saat seorang pria memasuki kota, setelah membayar 100 Purple Profound Stones yang diperlukan kepada penjaga kota. Purple Profound Stones adalah apa yang disebut sebagai Purple Veined Heaven Crystals di Blue Pole Star, sementara Purple Profound Crystals adalah Purple Veined Divine Crystals. Setiap Purple Profound Stone beratnya lima puluh gram.
104.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 96 Beses bilang the purple man
Read
+Library
Lentera Kegelapan

Lentera Kegelapan

aku terkejut dengan penampilan Purple. Purple yang sedang berkacak pinggang sambil menatap ke arah gundukkan sampah yang sudah membungkus dan meleyapkan sosok Raplh, dia dengan memakai baju yang sangat seksi terlihat kejam namun imut. Oh iya, Purple kan kerja sebagai SPG, dia memakai rok mini warna putih dan baju lengan pendek dengan warna yang sama dan sebuah logo perusahaan rokok dibordir di baju atasannya.
1016.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 530 Beses bilang the purple man
Ipakita ang mga Review (42)
Read
+Library
Jordi Onsu
awalnya iseng ngisi waktu buka aplikasi ini buat cari bacaan, terus lihat covernya menarik kayaknya. Pas dibaca ternyata bagus, rekomended banget. Ide ceritanya bagus, penyajiannya juga keren, alurnya gak mudah ketebak. Goodjob buat penulisnya, terima kasih sudah bikin karya sebagus ini yah.
Ummi Musyadah
saya kira di GN isinya cuma novel esex-esex tentang Ceo, perselingkuhan, dan scandal. Saya kira juga penulis di GN cuma bisa nulis cerita yang cerita yg esex-esex doang biar karya mereka laku. Eh taunya ada karya dan penulis yang seperti ini, berani melawan arus dan mampu menyajikan karya yang beda.
Basahin ang Lahat ng Review
THE GREAT MAN

THE GREAT MAN

ujar Joe. "Hah? Apa?" Mohan langsung tergelak mendengar itu. "Dia barusan mengatakan apa?" "Orang ini sudah gila, pak. Dari tadi dia terus mengatakan itu. Dia mengaku kalau kalung Queen's Mary itu miliknya. Tapi, lihat saja penampilannya buruk seperti itu. Bahkan bajunya yang terkena noda saja tidak dia cuci. Benar-benar sudah gila," seru pegawai wanita dengan sinis.
9.1129.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 4.5K Beses bilang the purple man
Read
+Library
Untouchable Man

Untouchable Man

Suasana kantor tampak begitu sepi. Waktu yang menunjukkan jam makan siang membuat karyawan sibuk untuk mengisi perut, entah di luar kantor ataupun di kantin. Terlihat seorang pria tengah berjalan di lorong dengan wajah yang pucat. Rezal menghela nafas kasar dan memijat keningnya yang terasa berdenyut. Tangannya beralih merenggangkan dasi yang terasa mencekik lehernya. Kepalanya sedikit pusing karena tidak tidur semalaman. Selain harus lembur, dia juga memikirkan gadis yang sampai saat ini masih tidak mau menerimanya.
9.9163.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 3.6K Beses bilang the purple man
Ipakita ang mga Review (44)
Read
+Library
Callah
suuukkaaaaakkk bgt sm novel inii... light ga trll bnyk konflik... uwu2nya dapet bgt.... menghibur hatii dan bacanya nagih.....pingin trs baca smpe begadang2.... koin?? hajaarrr ajaaa.... sukses terus ya thoorr .........
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Basahin ang Lahat ng Review
PREV
12
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status