Suami Lupa Diri
Dia melirik kepada Irena yang tengah duduk bersandar dengan pandangan menerawang di sebelahnya.
"Saya dulu bukan orang yang baik, Mbak. Saya telah merebut suami Mbak Dhifa yang saya kira pengusaha kaya. Ternyata dia hanya menjalankan perusahaan dari orang tuanya Mbak Dhifa. Memang apes sekali hidup saya, lebih apes lagi saat Mas Fatan, almarhum suami saya malah berselingkuh lagi dengan wanita lain. Saya marah lalu menghajar wanita itu, tapi saya malah diadukan ke polisi karena sudah menganiaya dia. Di dalam penjara saya baru sadar kalau apa yang saya alami sekarang adalah hasil dari perbuatan jahat saya dulu. Saya telah menyakiti hati Mbak Dhifa dan mendapat balasannya. Tapi, Mbak Dhifa sela