JANGAN GANTUNG MUKENAH DI BALIK PINTU
Pertanyaannya, bagaimana mungkin Bibi bisa menyelinap masuk?
KREEEKKK
Pintu terbuka setelah susah payah kubongkar. Lantas yang membuatku bingung ialah jejeran kotak-kotak besi. Bingung membubuhi pikiranku, bagaimana caraku membuka? Yang mana yang Bibi buka? Rasanya aku semakin frustasi, ketakutan seakan mendorong tubuhku segera berteriak meminta pertolongan. Pintu kamar Kakung segera kututup rapat kembali. Aku dan segala benda di dalam ruangan seolah saling menatap dalam bisu. Koper besi tak ditempatkan sejajar satu sama lain. Koper besi itu ditaruh Eyang secara acak. Ada yang di bawah ranjang, di dekat meja kerja, juga tergeletak bebas di pelaratan ranjang.