TIBA-TIBA DIMADU season 2
Terbukti bagaimana ia mengendalikan diri untuk tetap bersikap tenang saat pertama kali bertemu denganku, itu saja sudah membuktikan bahwa ia sabar, meski akhirnya tetap kebablasan menarik hijab dan menjambak rambutku.
"Aku melihat cinta di matanya, aku melihat begitu besar beban dan luka yang ia tanggung. Wajahnya kuyu dan seperti tidak tidur memikirkan nasib hubungan kalian. Teganya kau mengajakku berbulan madu di atas penderitaan wanita lain, mengapa kau menjadikan aku begitu kejam Mas?!" Aku berteriak dan menangis di depan ayah ibuku,sementara Mas Tama terlihat merasa sangat bersalah.
인기 회차