Rotate
“Hahaha… kau sakit ya?, sepertinya kau tertular penyakitku”
Tawa Six benar benar terdengar seperti sedang mengejekku.
Aku mendengus sebal, “Berhenti tertawa! Aku bersungguh sungguh, apa kau seorang vampir?”.
“Hei, kau lihat ini?” katanya sambil menunjukkan tato di tanganya. “Mana ada vampir yang mendapat tato dengan angka nol di dalamnya? Dan lagi dengan rambut hitam dan mata coklat seperti ini, kau masih bisa mengiraku sebagai vampir? Hahaha… leluconmu sangat lucu Three” kata Six, untungnya saat ini tanganya sedang terluka, jika tidak, sedari tadi ia sudah menepuk tepuk pundakku dan mengejekku sejadi jadinya.
Bab Populer