Air mata yang Kutumpahkan
Robyn menjadikan lampu yang ada di ponselnya sebagai alat penerangan sementara.
"A--ada sesuatu yang merayapi tubuh saya tadi, Rob," adu Keira ngeri. Belum juga Robyn membalas kalimatnya, listrik tiba-tiba menyala. Penasaran, Robyn melongok ke kamar mandi. Detik berikutnya ia tertawa geli. "Oalah, Bu. Itu cuma cicak kayaknya. Mungkin cicaknya kaget juga. Pas lagi santuy diam-diam merayap, eh tiba-tiba gelap. Jadi dia terpeleset dan secara kebetulan jatuh di pundak Ibu," Robyn terkekeh seraya menunjuk ke atas plafon kamar mandi. Tampak ada seekor cicak di sana. Dan ada satu lagi di lantai kamar mandi.
Hot Chapters