Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
PAPAKU MASIH BUJANGAN

PAPAKU MASIH BUJANGAN

Bagian tubuh cicak yang tertinggal tapi masih bergerak itu spontan membuat Dirga ketakutan sampai muntah. Kalau kecoa jangan ditanya, Dirga sudah mengklasifikasikan hewan itu dalam kategori buas dan mematikan. Apalagi tikus. Dirga pernah bekerja sebagai kuli panggul pasar waktu SMP. Dan saat itu Dirga secara tak sengaja pernah mengangkut karung berisi ikan kering. Dan ternyata karung itu sudah bolong. Tikus menghuni dasar karung dan bahkan sudah beranak pinak. Lubang yang dibuat tikus tepat berasa di atas kepalanya. Satu persatu tikut tikus melompat dari karung dan melewati kepala Dirga, bahkan merosot ke wajahnya. Dan yang lebih mengerikan adalah seekor anak tikus masuk ke dalam bajunya. Ra
1015.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 600 Beses bilang tidak sengaja membunuh cicak
Read
+Library
Pengantin Tuan Haidar

Pengantin Tuan Haidar

"Bukan. Aku jatuh karena ada cicak jatuh ke bahuku, jadi aku loncat-loncat dan terjatuh, lalu perutku terbentur bak mandi." "Artinya itu semua karena cicak. Aku akan membunuhnya setiap bertemu dengan binatang itu." "Hahaha ... kasihan cicaknya dong, Mas. Hanya karena kesalahan satu ekor, semua kena imbasnya." "Jangan menangis lagi, anak kita tenang di sana." Bara mengusap air mata kekasihnya. "Kita akan segera menikah, nanti kita buat anak yang banyak."
9.7587.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 18.2K Beses bilang tidak sengaja membunuh cicak
Ipakita ang mga Review (156)
Read
+Library
Senada
Hay kk, sukses selalu yah, maaf mau numpang promo. bagi kk mana tau ada yang berkenan untuk mampir juga ke cerita aku. "Radit dan Tia" By Senada. berharap banget buat kehadirannya. terimakasih banyak. 🥰🥰🙏
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Basahin ang Lahat ng Review
Suatu Senja di Tanah Senja

Suatu Senja di Tanah Senja

Aku berpegangan pada sisa-sisa kesadaran yang semakin rapuh, mengetahui naga kematian di bawahku menunggu siap merobek-robekku. Aku memejamkan mata, mencoba mengatur kembali pernapasanku untuk menjernihkan pikiran. Jika aku ingin merobek kegelapan ini, aku harus tahu terlebih dahulu dari apa dia diciptakan. Kegelapan itu muncul saat terjadi pertikaian antara sesama cicak. Tetapi mengapa? Apa yang salah dari itu? Aku memejamkan mata lebih erat lagi untuk memfokuskan pikiran. Aku tahu cicak binatang terkutuk. Di masa lalu, saat Nabi Ibrahim dibakar hidup-hidup, semua binatang di muka bumi berusaha memadamkan apinya. Tetapi cicak justru meniup-niup api itu agar lebih besar membakar Nabi Ibrahim
105.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 172 Beses bilang tidak sengaja membunuh cicak
Read
+Library
Buncitnya Jenazah Kakakku

Buncitnya Jenazah Kakakku

Apa yang harus kulakukan pada Jaki untuk melepaskan Ibu dari cengkeramannya. Wait! Cicak, Jaki? ‘Jangan-jangan pria itu takut pada cicak?’ Aku kembali berpikir. Tapi, bagaimana jika aku lemparkan cicak ini, Jaki malah tidak sengaja menggores leher Ibu? Itu sangat bahaya. Tapi, jika aku tidak melakukan hal itu, Jaki masih akan tetap mencelakai kami semua. Bertindak dulu sajalah!
103.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 120 Beses bilang tidak sengaja membunuh cicak
Read
+Library
Si Tomboy Hanny dan ayam

Si Tomboy Hanny dan ayam

huee Langsung menuju wastafel untuk memuntahkan air yang sudah aku minum. "Ambu ...," Ambu terkejut datang menghampiri. "Ada apa, Han?" tanya Ambu dengan keterkejutan. "Ambu mah, itu di teko ada cicak hitam." Aku memegang leherku dan merasa kalau cicak itu senang ketika aku minum. "Astaghfirullah, Ambu lupa nutup teko, maaf ya," Ambu mengambil teko membuang airnya.
102.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 92 Beses bilang tidak sengaja membunuh cicak
Read
+Library
Inikah Akhir Kisah dari Suami Pilihanku?

Inikah Akhir Kisah dari Suami Pilihanku?

Di kamarnya, tubuh Gina mendadak lemas dan ia jatuh terduduk di atas tempat tidurnya. Tak lama kemudian Endra datang dengan tergesa-gesa, wajahnya terlihat sedikit panik cenderung penasaran. “Kenapa?” Kata itu keluar begitu saja dari mulut Endra ketika ia melihat pecahan gelas di bawah kaki Gina. Sementara yang ditanyai hanya menatap Endra dengan heran, kemudian dengan polos berkata, “tadi ada cicak di dekat nakas. Aku kaget, jadi gelasnya nggak sengaja kesenggol.”
2.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 92 Beses bilang tidak sengaja membunuh cicak
Read
+Library
DARAH SEPASANG

DARAH SEPASANG

Aku mencari sesuatu agar bisa menggapai cicak tersebut. Terpintas dalam pikiran. Aku lempar saja dia dengan kain kompres. "Wush ..." aku melempar kain tersebut. Cicak terjatuh dan berlari. Makhluk tersebut meninggalkan ekor-nya yang masih bergerak. Aku mendekatinya. Sambil jongkok aku menatap ekor yang terus bergerak. Aku mengambilnya dan aku dekatkan dia dengan wajahku, agar bisa terlihat jelas.
106.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 199 Beses bilang tidak sengaja membunuh cicak
Read
+Library
The Magic Of Friddenlux

The Magic Of Friddenlux

Sepanjang ia berlari, Audrey menjatuhkan semua barang yang terlihat oleh matanya. Namun itu sia-sia. Karena yang mengejar Audrey sekarang ada seekor cicak. Yang dimana keahlian cicak itu adalah menempel di dinding. Jadi saat Audrey melemparkaj barang untuk menghalangi cicak itu, pasti cicak itu melompat ke dinding. Kini cicak itu mengejar Audrey dengan merayap di dinding. Zlepp.. Terdengar suara lidah cicak yang keluar masuk
9.926.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 797 Beses bilang tidak sengaja membunuh cicak
Read
+Library
Jerat Pemikat

Jerat Pemikat

ucap Syarifah yang kemudian kembali ke tempatnya; membersihkan kasur untuk kami tidur malam ini. Aku hanya khawatir. Cicak kadang membuatku was was jika sampai jatuh terkena tubuh. Dulu aku pernah tenggelam setelah kejatuhan cicak, pernah juga sakit 5 hari setelah kejatuhan cicak di kepala. Bukan percaya mitos, tapi kadang hal itu membuatku khawatir. Tak heran, Rasul pun tak melarang kita membunuh cicak karena binatang itu sangat banyak mudhorotnya. “Kenapa sih? Mukanya pucet banget,” tanya Syarifah mengucap wajahku. Aku meraih tangannya, lalu mengecupnya.
4.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 118 Beses bilang tidak sengaja membunuh cicak
Read
+Library
PREV
1234567
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status