Sad Boy
Di layar tertera nama Hans, sedikit kecewa.
Aku tetap mengangkatnya, karena tadi pagi ia mengkonfirmasi soal target yang harus dilaksanakan minggu depan. Mungkin saja, informasi soal target telah di temukannya. Sungguh, bocah yang begitu cekatan dalam bekerja meski usianya baru 20 tahun tapi Hans sangat pintar dan cerdas.
"Ada apa?" tanyaku ketus.
"Bos, soal target kali ini apa mau bicara langsung atau melalui telepon saja?" tanya Hans balik.
Hot Chapters