Berbagi Suami
Wajahnya merah, “Mas, ini—enak sekali.”
Adrian tersenyum puas, “Kamu—suka?”
“Mas, aku rasa mau pipis.”
Adrian tertawa ditengah ia merasakan kenikmatan yang tak pernah ia bisa bayangkan dan tak pernah ia dapatkan dari Wini, “Itu kamu akan mencapai klimaks, Tan, tidak papa.”
Tubuh Tania bergerak lebih cepat dari sebelumnya, “Mas ini---ahhhh, mas, aku—aku—”