SELIR HATI
Begitu ada celah, mereka berlari kecil, menahan napas sampai akhirnya berhasil melewati.
Jantung Gita berdetak begitu keras hingga ia takut suaranya terdengar keluar. Ia hampir saja menjerit ketika kaki Sari tersangkut batu, tapi untung sahabatnya cepat menutup mulut agar suara tidak pecah ke udara.
“Nyaris saja,” bisik Sari ketika mereka berhasil sembunyi di balik dinding.
Gita hanya mengangguk, matanya menatap lurus ke depan. Jauh di sana, bangunan arsip terlihat. Tinggi, kokoh, dengan pintu besar dari besi.
Bab Populer