KEMBALINYA SANG RATU
"Biarlah ombak mencatat setiap janji kita,
dan angin mengantar doa yang tak akan pernah usai," bisik Lintang, suaranya perlahan menghilang bersama alunan tarian.
Dalam setiap hembusan, dalam setiap detik yang berpijak di atas tanah Buton, dunia mendengar bahwa kita adalah anak-anak yang tidak hanya mewarisi sejarah, melainkan juga menciptakan masa depan. Dengan setiap tarian Balaba, setiap kata kabanti yang dilantunkan, Buton bangkit dalam cahaya keabadian, menjadi saksi bisu bahwa manusia, jika bersatu, mampu mengubah lautan menjadi tinta, dan langit menjadi pena yang menuliskan kisah cinta dan keabadian.