Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Hush! No Drama Allowed

Hush! No Drama Allowed

Kuatkan hamba! Samudra You told me your name. (Kamu menyebutkan namamu) The word said it all. (Kata itu menjelaskan segalanya) It suited you well. (Cocok sekali dengan dirimu) Tremendous amount of water in the ocean (Begitu banyak air di lautan) surged crushing my unatended soul, (Menghempas jiwaku yang tak terjaga) made me believe it could quench my thirst. (Membuatku percaya bahwa air itu akan menghilangkan dahagaku)
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai tipu daya sejarah lirik
Baca
+Pustaka
Nature Squad

Nature Squad

There's a house we can build (Ada sebuah rumah yang bisa kita bangun) Every room inside is filled (Setiap ruangan di dalamnya terisi) With things far away (Dengan sesuatunya dari jauh) The special things I compile (Hal-hal special yang aku kompilasi) Each one there to make you smile (Masing-masing hal itu membuat aku tersenyum) On a rainy day (Pada sebuah hari hujan) Binar percaya tidak ada hal yang tidak mungkin. Selama ia tidak menyerah, mimpinya itu pasti akan terwujud. Gadis itu percaya Tuhan akan memudahkan jalannya.
105.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 193 kali sebagai tipu daya sejarah lirik
Baca
+Pustaka
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Ia mulai bersenandung kecil, sebuah nada yang tidak memiliki lirik, namun memiliki rasa hangat seperti matahari pagi di Long Beluah. Lia mengikuti nada itu. Ia mulai menggoreskan jarinya yang membeku di udara, menuliskan kata-kata menggunakan energi panas dari memorinya bersama Arka. "KITA ADA KARENA KITA BERANI MERASAKAN."
743 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai tipu daya sejarah lirik
Baca
+Pustaka
Istri Tangguh Tuan Angkuh

Istri Tangguh Tuan Angkuh

"Aku siap untuk diceraikan, sejak awal menikah pun aku siap. Jika kau merasa telah tertipu jangan biarkan itu terjadi lebih lama. Kau tahu harus bagaimana, aku hanya orang biasa. Berbeda jauh dengan kalian yang punya kuasa, kendalinya ada pada kalian. Tidak perlu lagi bertanya banyak hal, untuk apa? Awalnya saja sudah cukup menguras pikiran dan perasaan. Tapi kamu tidak perlu tau tentang perasaan ku, cukup menjadi budak kalian saja!" ujar Dinda.
10114.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.4K kali sebagai tipu daya sejarah lirik
Baca
+Pustaka
Rimba Memburu Senala

Rimba Memburu Senala

Dan dari dalam Tilangkar, kenangan rakyat yang dihapus kembali muncul satu demi satu, berkilau, menyuarakan nama-nama yang sempat dilupakan. Cucu, lelah lamun teguh, berdiri di tengah medan konflik batin dan politik. Tak ada yang sepenuhnya menang. Namun untuk pertama kalinya, sejarah bicara sendiri—tak bisa lagi dikurung dalam prismatika kekuasaan. Dan Mepara? Dia berdiri di sisi Toru, kali ini tanpa ragu. “Apa sekarang kita bisa menulis puisinya?” tanya Toru.
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai tipu daya sejarah lirik
Baca
+Pustaka
Sekalipun Kembali, Hatiku Tetap Pergi

Sekalipun Kembali, Hatiku Tetap Pergi

“Aku ingin meminta lagu ‘Kembali ke Masa Lalu’, kembali ke tiga tahun lalu, Martin Sutanto tidak akan pernah putus dengan Desi.” Seluruh penonton bersorak, merayakan cinta mereka. Hanya aku yang menangis. Saat sesi permintaan lagu berikutnya, aku melihat wajahku yang berlinang air mata muncul di layar lebar. “Aku juga akan meminta lagi ‘Kembali ke Masa Lalu’, kembali ke masa lalu aku tidak akan pernah menerima lamaran Martin.” Sebelum aku sempat menyelesaikan kata-kataku, ponselku berdering.
6.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 161 kali sebagai tipu daya sejarah lirik
Baca
+Pustaka
Terjerat Pesona Antagonis

Terjerat Pesona Antagonis

Here's what my sweetheart said Qué será, será Whatever will be, will be The future's not ours to see Qué será, será What will be, will be Now I have children of my own They ask their mother, what will I be Will I be handsome? Will I be rich? I tell them tenderly Qué será, será Whatever will be, will be The future's not ours to see Qué será, será What will be, will be Qué será, será Di akhir lagu, Kaluna menyenandungkan lirik lagunya dalam gumaman. Edgar sudah pulas, meringkuk seperti bayi di sofa sempit yang terlalu kecil untuk badannya. Meski begitu, ia tampak sangat nyaman dan damai.
103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai tipu daya sejarah lirik
Baca
+Pustaka
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

Sayang sekali sinar merah itu dapat dirasakan kehadirannya oleh tokoh tua berilmu tinggi itu, sehingga Resi Pakar Pantun cepat balikkan badan dan lepaskan pukulan bersinar hijau. Clapp...! Duarrr...! Ledakan itulah yang didengar Baraka tadi”O. rupanya kau yang menyerangku. Anak manis” kata Resi Pakar Pantun saat berhadapan dengan Raja Tato. ia melanjutkan dengan syair pantun'nya. "Anak sapi bercinta dengan kera. “Selesai bercinta bayar uang sewa. Kalau memang belum puas cedera, boleh jadi kau akan kehilangan nyawa."
1028.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 998 kali sebagai tipu daya sejarah lirik
Baca
+Pustaka
Ditolak Keluarga Polisi, Dinikahi Putra Gubernur

Ditolak Keluarga Polisi, Dinikahi Putra Gubernur

Obrolan dengan Pak Yash tadi yang bertema perjuangan membuat Celine mendendangkan lagu itu. “Tarik, Teh,” seru enam pemuda di belakang. “Bekerjalah dahulu, berjuanglah dahulu. Baru kemudian bersenang-senang .... "Pahit rasanya empedu.” “Towet!” Enam pendaki mengiringi. “Manis rasanya gula. Sakit-sakit dahulu, susah-susah dahulu. Baru kemudian berbahagia .... "Berjuang.”
1014.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 464 kali sebagai tipu daya sejarah lirik
Baca
+Pustaka
Khair dan Khaira

Khair dan Khaira

As you shoot across the sky-y-y Baby, you're a firework Come on; let your colors burst Make 'em go "Oh, oh, oh!" You're gonna leave 'em fallin' down-own-own (Tahukah kau bahwa masih ada kesempatan untukmu? Karna ada percikan dalam dirimu Kau hanya harus menyalakan lampu Dan biarkan ia bersinar Terangilah malam Seperti tanggal 4 Juli Karna, kau adalah kembang api Ayolah, tunjukkan pada mereka kehebatanmu Buat mereka pergi "oh, oh, oh!" Saat kau melesat di langit
1011.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 418 kali sebagai tipu daya sejarah lirik
Tampilkan Ulasan (85)
Baca
+Pustaka
Eneng Susanti
Hai, saya ucapkan terima kasih kepada siapa saja yang sudah berkenan mampir ke laman ini. semoga berkenan membaca dan mereview cerita Khair dan Khaira. Jika suka, semoga berkenan untuk vote dan merekomendasikan cerita ini kepada yang lainnya. sekali lagi, terima kasih ...
Gideon Budiyanto
Romance religi yang dituliskan dengan sangat apik. Pesannya juga dalem banget. Mantap. Kisah Khair dan Khaira mampu untuk menjadi sebuah novel religi yang sangat berkualitas. Maju terusss. Udah di masukin ke daftar pustaka biar bisa selalu ngikutin kisahnya...
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status