Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tabir Kematian Sahabatku

Tabir Kematian Sahabatku

Lantas, kembali melajukan mobilnya. Aku hanya mengembuskan napas kasar serta menahan tangis. Mengenggam tangan erat, dengan pikiran yang menerawang jauh. Tidak pernah menyangka, kematian sahabat karib yang sangat kusayangi akan membuat hidupku sengsara seperti ini.
107.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 160 kali sebagai to die by your side
Baca
+Pustaka
mungkin esok aku mati

mungkin esok aku mati

tanyaku. Terdengar suara isak tangis di balik telepon. "Kak Zara nelpon, Den," ujar Bi Ikah, terdengar sangat sedih. "Halo? Bi?" tanyaku, semakin khawatir. "Maaf, Non. Den Sandy lagi nggak mau ngomong." "Ada apa sih, Bi?" "Non yang sabar ya," ujar Bi Ikah dengan suara pelan. Firasatku sudah tidak enak. "Den Marcell meninggal," imbuhnya.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai to die by your side
Baca
+Pustaka
Menghadapi Kematian di Depan Mata

Menghadapi Kematian di Depan Mata

"Walaupun kamu pasti mati, pelakunya adalah pemabuk itu. Aku? Aku cuma seorang bibi yang sayang sama keponakannya. Apa hubungannya sama aku?" "Kematianmu cuma kecelakaan. Salahmu sendiri terlalu manja. Kalau ingin menyalahkan seseorang, salahkan dirimu yang nggak tahan sakit sampai minta obat pereda nyeri! Setelah kamu mati, rumah ini sepenuhnya milik Hilda! Nggak ada lagi yang menghalanginya!" Bibiku benar-benar ingin membunuhku demi Hilda! Dia bahkan berani mengatakannya dengan terang-terangan! Aku menatapnya dengan terkejut.
8.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 179 kali sebagai to die by your side
Baca
+Pustaka
Side the Away

Side the Away

Paling tidak Gino harus memberikan kekuatan disaat gadis itu membutuhkan seseorang di sampingnya. Seseorang yang sangat baik pergi begitu cepat, Laura melihat makam Jason tidak percaya bahwa laki-laki itu telah meninggal. Pagi tadi mereka masih berbicara di lorong rumah sakit dan Jason membelanya di depan Jean bahkan memujinya sebagai perempuan yang baik. Ternyata takdir seseorang begitu singkat dan kehidupan di dunia hanya sebentar, penyesalan itu selalu datang diakhir setelah detak jantung berhenti.
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai to die by your side
Baca
+Pustaka
Come And Serve Me

Come And Serve Me

"Karena aku tak kan sanggup hidup tanpa racun itu, dan aku bahkan tidak menyesal jika pada akhirnya mati akibat keracunan selama dia tetap berada di sampingku!" **FLASHBACK SELESAI**
9.844.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai to die by your side
Baca
+Pustaka
DEATH

DEATH

Basa-basi sebelum kematian terdengar seperti opsi yang buruk untuk dilakukan. “Kalian terlalu penakut untuk menjadi budakku.” Perlahan sosok yang menakutkan dan juga berwibawa itu bergerak ke arah mereka berdua. Mereka berdua tidak berusaha untuk melarikan. Mereka saling memandang satu sama lain dan saling memeluk satu sama lain dengan erat. Berpelukan bukan opsi yang buruk untuk menghadapi kematian yang ada didepan mata.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 142 kali sebagai to die by your side
Baca
+Pustaka
Bertahan Di Sampingmu

Bertahan Di Sampingmu

"Zyandru!" Sean berseru memanggil nama Zyandru dari ujung lorong. Pria itu berlari cepat seperti atlet lari marathon setelah sebelumnya mengemudikan kendaraan seperti dalam film fast and furrious. Kanaya tahu bila alergi yang sedang dialami Princes bisa menyebabkan kematian tapi mereka juga tidak perlu sampai mempertaruhkan nyawa untuk tiba di sini, kan?
1015.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 359 kali sebagai to die by your side
Baca
+Pustaka
CINTA UNTUK GADIS TERNODA

CINTA UNTUK GADIS TERNODA

I never said that we would die together that doesn't mean it was a lie, remember-Lewis Capaldi_Forever" Besok tamat ya geng 🤗
2.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai to die by your side
Baca
+Pustaka
Selena (Shirea book 2)

Selena (Shirea book 2)

'Akan datang hari dimana kau akan mati di tangan Azura! Kalimat itu masih melekat kuat dalam kepalaku meski suaranya sudah tak ada. Lucia mungkin—sudah mengembuskan napas terakhirnya dengan menyedihkan. "A-Azura, bu-bunuh aku—sekarang juga," lirihku sedih dengan satu tetes air mata yang mengalir dan kesadaranku semakin memudar perlahan. Azura semakin erat mendekapku dalam perjalanannya. "Jika suatu hari nanti itu benar-benar terjadi, mari kita mati bersama," balasnya berbisik. _______To be Continued_______
107.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 195 kali sebagai to die by your side
Baca
+Pustaka
Two Side

Two Side

Selain itu, kematian adalah hal tabu, yang akan terjadi pada semua orang. Sedikit pun tidak ada sangkalan tentang perkataan, dan di saat yang bersamaan tidak ada sedikit pun ekspresi yang ia tampilkan. “Bagiku sudah cukup bisa bersamamu, dan aku tidak ingin memikirkan hal itu. Karena Luci akan terus hidup di dalam hatiku, dan akan selalu ada di sisiku bahkan setelah Luci kembali ke surga bersama dengan Tuhan,” lirihnya seraya menggenggam tanganmu.
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai to die by your side
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status