Sistem Aura (Infinity)
Tetapi, bertepatan dengan agen Wan-1 yang baru saja mendarat menyeimbangkan diri di lain sisi, suara pria tidak dikenal bergaung lantang; “Pergilah! Biar ini jadi tugasku!”
'BOOMM'.
'BOOMM'.
'BOOMM'.
[Gelembung Es Peledak] kembali menghunjam serta mesti dielakkan lagi. Dengan berdiri selamat, agen Wan-1 menengok kekanan guna memastikan suara tadi bukanlah hantu (walaupun hantu sendiri tidak ada di dunia Aura ini dan entah kata 'hantu' sendiri datang dari mana). Bersyukur, agen Wan-1 tidak perlu lari terbirit-birit disebabkan kemunculan hantu, pasalnya, sesosok pria berjanggut putih dengan topi khas petani bangsa Tenggara muncul dengan gagah beraninya (Auranias Pingai, bernama Nitze De Canopu