SOPIR PRIBADIKU TERNYATA MILIARDER
"Bersama-sama, kita menulis masa depan—masa depan di mana setiap jiwa dihargai, setiap hak ditegakkan, dan setiap orang diberi kesempatan untuk bersinar."
Kata-kata itu mengalir, seolah menjadi doa dan janji yang menguatkan semangat semua orang di ruangan itu.
Adrian menatap Keira dengan lembut, “Kita akan mendirikan ‘Pusat Harapan’ sebagai pusat pendidikan dan pemberdayaan."
"Di sana, masyarakat akan mendapatkan pelatihan mengenai hak-hak mereka, cara mengakses informasi, dan bagaimana berpartisipasi dalam proses demokrasi."
Hot Chapters