Empat dari Lima Bedebah
Jakun Galang naik-turun, menelan ludah.
"Jadi... ya atau tidak, Galang?" tegas Nazar, manajer yang menaunginya sebagai petarung.
***
Pukul dua dini hari, Galang berjalan menuju rumah berpagar beton milik keluarga Darmawan. Sudah tiga kali ini Nazar memberinya misi biadab seperti ini, yang pertama dan kedua sungguh enteng diselesaikannya, karena Galang tau orang macam apa yang hendak dipukuli hingga ampun-ampunan. Kedua orang pertama itu setidaknya memiliki beberapa kesamaan dalam hal keserakahan. Yang pertama adalah seorang pemilik restoran cina di pusat kota, mereka menjual makanan dengan harga yang mahal, namun menggaji karyawan dengan sewenang-wenang hingga tiba pada suatu waktu para kary
Bab Populer