TAKLUK DI PELUKANNYA
Kini, mereka berdiri di belakang Velia, siap membuka semua borok yang pernah dikubur rapi.
"Hari ini… bukan untuk membuka luka. Tapi untuk menunjukkan bahwa luka bisa disembuhkan kalau kebenaran nggak lagi dikubur," suara Velia mengisi ruangan. Kamera menyala dari segala arah. Mata-mata penasaran tertuju padanya.
"Nama-nama yang selama ini berdiri di balik layar, memainkan boneka, termasuk saya, akan dibuka. Dan ini bukan akhir, ini permulaan."
Bab Populer