Warisan Artefak Kuno
Rong Guo menghilang dalam kecepatan tak masuk akal, tak ada jejak sama sekali.
Namun, tak lama setelah itu, sebuah kegaduhan mulai terdengar di Kota Hantu – tepatnya di lantai pertama Hundun Yaosai.
Teet – teeet!
Suara terompet yang keras menggema di udara, memecah keheningan pagi dan membangunkan banyak hunter yang masih terlelap di tenda-tenda. Suara itu tak hanya membangunkan mereka, tapi juga memaksa semua orang untuk membuka mata dan berlarian ke tengah lapangan, tempat pengumuman di perkampungan.