Burung Ajaib: Bukan Perjaka Tua Biasa
Dirga langsung memutar kepala mencari sumber suara, bahkan ia menuju pintu dan jendela.
"Aneh, ada suara enggak ada orangnya," gumam Dirga sambil garuk-garuk kepala.
"Aku di depanmu, Tuan muda yang baik hati," dari arah burung pipit suara itu kembali terdengar, Dirga mengucek mata dan mendekati perlahan.
"Astaga, aku rupanya sudah gila. Aku dengar suara dari hewan ini,"
"Tuan enggak salah dengar, aku benar-benar bisa bicara. Aku bukan burung sembarangan----"