Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Identitas Rahasia sang Pria Tertindas

Identitas Rahasia sang Pria Tertindas

Dia pun ikut pergi dari ruangan itu. Tangis Luna semakin pecah. Walaupun tangisan itu tanpa suara, tapi percayalah, tangisan yang paling menyakitkan justru adalah tangisan tapa suara. Rasa sakitnya jauh berlipat-lipat daripada menangis dengan suara. Ketika mulut sudah tidak mampu berkata, bukankah air mata sudah cukup untuk membicarakan segalanya?
1015.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 468 kali sebagai tulisan suara menangis
Baca
+Pustaka
Gadis Malang Simpanan CEO

Gadis Malang Simpanan CEO

Aluna mengirim pesan suara yang bergetar dipenuhi getir luapan emosi yang membuncah, diiringi isak tangis laksana melodi kesedihan memilukan. Tubuh Aluna lunglai, meminjam polosnya dinding kosong untuk bersadar. Namun, lututnya yang lemas seakan kehilangan seluruh sokongan persendian membuat tubuhnya menelusur ke bawah hingga ambruk terduduk di ubin yang dingin. Gema isak tangisnya mengisi ruang kosong toilet yang terdiam iba.
526 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai tulisan suara menangis
Baca
+Pustaka
Penghianatanmu Ku Bayar Lunas

Penghianatanmu Ku Bayar Lunas

imbuhnya di sertai isak tangis. "HAH! Pak Dika lagi?" Sayup-sayup suara bisiskan mulai terdengar. bersambung~ teman-teman, penulis mengharapkan sekali dukungan kalian. jika kalian suka cerita ini, tolong berikan Like, komen dan Vote, ya. terima kasih!
1011.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 262 kali sebagai tulisan suara menangis
Baca
+Pustaka
Angin di Antara Kita

Angin di Antara Kita

Gelap menyelimuti, hanya cahaya rembulan yang menerobos jendela. Tangannya kembali meraih jurnal. Kali ini ia menulis dengan huruf-huruf bergetar, tinta pena menodai halaman dengan bercak air mata. “Aku nggak tahu sampai kapan aku bisa pura-pura tegar. Aku nyembunyiin tangisku dari dunia, tapi aku nggak bisa bohongin hatiku sendiri. Elhan, kalau aja kamu tahu betapa aku hancur tanpa kamu…”
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai tulisan suara menangis
Baca
+Pustaka
Dicerai Suami, Dinikahi Majikan Tampan

Dicerai Suami, Dinikahi Majikan Tampan

] tulisnya dengan emoticon menangis. Tangan Sasya mengepal. Siaaall!
9.7217.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.0K kali sebagai tulisan suara menangis
Baca
+Pustaka
MEMBALAS HINAAN BAPAK (Cerita Cinta Sang Caddy)

MEMBALAS HINAAN BAPAK (Cerita Cinta Sang Caddy)

Tak ada sepatah kata pun pertanyaan. Intan kembali berkutat dengan layar gawai. Kisah sedihnya kehilangan diramu menjadi tulisan. Ya, meskipun masih alakadarnya dan tak ada diksi yang bagus. Namun tulisan yang tertuang dari seluruh rasa dan jiwa itu menyentuh hati pembaca. Banyak komentar yang turut prihatin dan merasakan kesedihan yang tergambarkan dalam ceritanya. [Ya ampun, kasihan banget, sih! Beruntung ini hanya ada dalam cerita! Kalau di dunia nyata gak kebayang sedihnya!]
1028.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai tulisan suara menangis
Baca
+Pustaka
SUAMIKU MATI DI TANGANKU

SUAMIKU MATI DI TANGANKU

Lagi dan lagi, air mataku luruh menyesali diri. Dulu, sewaktu aku rapuh saat ditinggal Mas Firman, aku menjadikan media sosial sebagai tempat pelarian untuk melepas penat hati. Aku curhat segala hal dan kemudian menjadi seperti diary. Berawal dari F******k, kemudian beralih ke tiktok. Di tiktok, aku merasa nyaman karena akunku sepi tanpa follower. Aku bebas berbicara apa saja di sana dengan rekaman video. Rasanya, saat membuat konten itu, perasaanku plong dan ringan. Akhirnya menjadi candu tersendiri. Lama-kelamaan, videoku banyak yang menonton. Mereka, para followers berkomentar pada postinganku dan seringnya ikutan curhat atas nasib masing-masing. Kata mereka, apa yang aku rasakan sangat r
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai tulisan suara menangis
Baca
+Pustaka
Mencintai dalam Doa

Mencintai dalam Doa

Sayang, kali ini ia kembali menulis tapi dalam bentuk kekecewaan. Dimulai dari penulisan tempat, dan tanggal di ujung kanan atas kertas. Lalu, ia jabarkan secara rinci bukti yang menyayat hati. Ia menyeka air mata dan berusah kuat merangkai kata sebagai bukti nyata. Cinta itu kadang ada bumbu tangis yang mungkin bersifat magis.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai tulisan suara menangis
Baca
+Pustaka
Samaran Terakhir

Samaran Terakhir

Apakah kau tahu bagaimana suara narator menangis? Itu terdengar seperti: — kalimat yang tiba-tiba berubah nada. — deskripsi yang terlalu puitis untuk genre ini. — jeda panjang di tengah dialog, seolah karakter mendengar sesuatu yang tak tertulis. Itu adalah air mata dalam bentuk kata. Aku menangis karena aku tak bisa menyelamatkan mereka semua. Karena bahkan dalam kuasaku yang terbatas, aku tak bisa membisikkan keberanian ke dalam hati karakter yang sudah kehilangan makna.
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai tulisan suara menangis
Baca
+Pustaka
Cinta Terakhir

Cinta Terakhir

Hanya tetes air mata dalam kebisuan. “Mama, kenapa Mama menangis tanpa suara? Apa Mama baik-baik saja?” Sekar yang berumur dua belas tahun memeluk sang mama yang bermuram durja di kamar sendiri. Tangannya memeluk foto pernikahan yang penuh kebahagiaan. Senyum terbaik berusaha dia beri. Diusapnya puncak kepala sang putri bungsu. “Mama tidak apa-apa, Sekar. Hanya sedih sedikit saja.”
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai tulisan suara menangis
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status