Bias Cinta
“Nanti, Kak. Aku obrolin sama Septy dulu. Yang jelas, rumahnya nggak sebesar rumah Papi yang ini.”
“Ciyeee.” Cinta memutar stool barnya, lalu menumpu kedua siku pada kitchen island agar lebih mudah menatap Noah. “Jadi kapan ini undangannya? Nanti biar Cibi jadi pagar ayu.”
“Apa itu pagar ayu?” tanya Cibi sambil mengunyah pisang gorengnya.
“Pagar ayu itu, yang jadi penyambut tamu di resepsi pernikahan,” jawab Ira. “Jadi, nanti Cibi yang jaga di depan, kalau Mas No nikah.”