Bayangan Kelam
Ibunya tidak bertanya lebih lanjut, hanya membelai rambut Anisa dengan lembut, memberikan rasa aman yang selama ini ia rindukan.
Di sisi lain, Arya masih bergulat dengan perasaannya sendiri. Ia tidak tidur sepanjang malam, hanya duduk termenung di ruang tamu, memandangi foto pernikahan mereka yang masih terpajang di meja. Kata-kata Anisa terus terngiang di kepalanya, “Kalau aku pergi sekarang, aku nggak tahu apa kita bisa balik lagi seperti dulu.”
Bab Populer