Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mantan Menyebalkan!

Mantan Menyebalkan!

Cukup lama ia harus menunggu sebelum akhirnya panggilan itu tersambung. “Ya, Pak?” Suara di seberang sana sedikit berbisik. “Ah, Arjuna. Apa aku menggangumu?” tanya Nibras hati-hati. Ia menduga suasana di sekitarnya sedikit tidak aman. “Tidak, tidak. Saya memang sedang rapat, tapi saya sudah di luar ruangan. Ada yang bisa saya bantu?” “Aku dengar HBC mengalami masalah finansial yang cukup fatal. Kau mendengar berita ini juga?”
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai urgent dibacanya
Baca
+Pustaka
PERNIKAHAN KEDUA

PERNIKAHAN KEDUA

Sementara Bang Zaid menatap tak berdaya. "Key, apa kabar?" Diaz menyapaku, melontarkan pertanyaan basa basi karena dia seharusnya tahu betapa hancurnya hatiku. Melihatku hanya diam, Diaz mendesah. Dia kemudian meneruskan langkahnya. "Hey, kamu mau kemana?" Seruku. Diaz berbalik. "Menemui dokter, aku harus segera diperiksa. Aku yakin ginjalku cocok untuk Bang Zaid.*
9.721.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 807 kali sebagai urgent dibacanya
Baca
+Pustaka
Disayang Duda Kaya

Disayang Duda Kaya

"Ibu! Ada teknologi bernama ketuk pintu. Ibu bisa gak sih, ketuk pintu dulu!" "Denger ya, Banyu! Orang kalau udah nafsunya di ubun-ubun. Diteriakin kebakaran juga gak mungkin denger. Ibu cuma mau bilang dokter keluarga mau kesini. Jadi stop ya! Gak ada nanggung-nanggung, beliau sibuk!" ucap Diani yang setelahnya berlalu begitu saja. Sedangkan Banyu dan Lila saling berpandangan, kemudian tertawa kecil atas tindakan memalukan mereka.
6.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai urgent dibacanya
Baca
+Pustaka
Mendadak Dinikahi Om-Om

Mendadak Dinikahi Om-Om

"Tuh orang ke mana sih? Bikin ribet aja, pait-pait." Tiba-tiba saja ponselnya berdering, membuatnya dengan cepat langsung merogoh benda pipih tersebut dari dalam tas. Dua netra cokelat itu membola saat mendapati pesan dari Vivi yang mengatakan Dewa sedang dilarikan ke rumah sakit, entah apa menyebabnya. "Apa lagi sih ini, tiap hari kok ada aja yang bikin gue emosi."
105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 196 kali sebagai urgent dibacanya
Baca
+Pustaka
Sampai Kau Ingat Aku

Sampai Kau Ingat Aku

BAB 29 “Wah, kayaknya mbaknya mulai halu, apakah karena belum sarapan ya, hmmm… ?” Zea mencoba mengalihkan pembicaraan yang membuat dadanya mulai berdebar. “Ck!” Vivid berdecak kesal, “Serah lu deh! Padahal gue nanya serius.” Dumelnya. Ia memutuskan untuk tak memaksa. “Ketoprak kayaknya enak nih” lanjut Zea, mengabaikan kekesalan sahabatnya.
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai urgent dibacanya
Baca
+Pustaka
Dokter Duchess: Jangan mati dulu, Tuan Duke!

Dokter Duchess: Jangan mati dulu, Tuan Duke!

"Ada satu situasi domestik mendesak yang membutuhkan perhatian Duchess Ashyel sesegera mungkin." Ashyel yang tadinya masih setengah mengantuk langsung menegakkan tubuh seperti dokter IGD mendengar kata “situasi mendesak”. Matanya langsung berbinar penuh semangat. "Apa yang terjadi? Wabah infeksi jamur? Keracunan makanan massal? Epidemi bakteri usus?" Greyson tampak sedikit panik mendengar rentetan istilah medis itu.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai urgent dibacanya
Baca
+Pustaka
Aku dan [D]ia

Aku dan [D]ia

Hm singkat banget deh jawabnya dasar batu es, omel ku saat itu. Aku Ada yang mau aku omongin serius, boleh? Dzaqi Boleh Ih nyebelin banget jawabnya singkat terus. Aku Gak jadi deh. Dzaqi Kenapa gak jadi? Aku Jawabannya irit, takut kamu lagi sibuk. Dzaqi Enggak kok gak sibuk, cuman lagi ML sama temen. Maksud aku, main Mobile Legend.
3.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai urgent dibacanya
Baca
+Pustaka
Duda Tetangga

Duda Tetangga

tanya Fariz dengan suara yang sedikit meninggi. Ciee, Om Duda panik ni yeee 😁
107.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 269 kali sebagai urgent dibacanya
Baca
+Pustaka
Mendadak Miskin

Mendadak Miskin

Keesokan harinya, Pevita terbangun dari tidurnya ketika mendengar gedoran pintu yang mengusik ketenangannya. "Ada apa, sih?" teriaknya dari dalam, enggan untuk beranjak dari kasur. "Maaf mengganggu, tapi saya harus menyampaikannya. Tuan sedang ada masalah dan nyonya harus turun segera ke ruang tengah." Diba masih berdiri di balik pintu.
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai urgent dibacanya
Baca
+Pustaka
Enam Tahun Tanpa Malam Pertama

Enam Tahun Tanpa Malam Pertama

] ["Saya Damian, Mbak. Teman kerja Teja. Sekarang, Teja sedang dibawa ke rumah sakit XX karena pingsan dua kali di dapur." ["A-apa?"] Bersambung
10180.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.9K kali sebagai urgent dibacanya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status