Suami Pengganti untuk Adara
Tak mau berdebat, Arsya melangkah kembali menuju kursinya untuk menuliskan resep vitamin dan obat lain seperti biasa, sementara Adara turun dari ranjang dibantu Danendra.
"Kak Dara vitaminnya masih ada enggak? Diminum setiap hari, kan?" tanya Arsya.
"Diminum, Sya," kata Adara sambil duduk di depan meja Arsya. "Kalau enggak salah, ada dua apa tiga lagi di rumah. Obat penambah darah juga ada tiga lagi kayanya."
"Kamu tenang aja, Dara punya alarm hidup sekaligus suami siaga," kata Danendra. "Masalah minum obat, enggak akan sampai kelewat sekali pun."