Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pilihan yang Menghancurkan

Pilihan yang Menghancurkan

"Anak kita ... seharusnya dia masih hidup." "Aku tahu," katanya tanpa sedikit pun emosi. "Aku sudah tahu sejak aku bangun di rumah sakit itu." Dia akhirnya meletakkan kuasnya dan perlahan berbalik menghadapku. Mata yang dulu memandangku dengan begitu banyak cinta, sekarang kosong. Mati. "Anakku tidak akan kembali lagi, Reyhan," katanya dengan pelan. "Beberapa hal, sekali rusak, tak bisa diperbaiki."
25.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.0K Beses bilang vanishes
Read
+Library
Evanescent

Evanescent

sebuah motor berhenti tepat di depan mata ku. "Tidak,"ucapku tetap melanjutkan langkah yang terjeda. "Daripada siang siang jalan kaki. Nanti skincare mu luntur loh,"ajak Revan ku abaikan. Skin care? Benda apa itu? Aku saja bahkan tidak pernah mengusap wajahku dengan apapun. Kecuali saat lebaran dan Bundanya Nacita memoleskan bedak di permukaan wajahku.
3.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 95 Beses bilang vanishes
Read
+Library
Exit

Exit

Aku dan April sudah di ambang pintu. “Nah. Semoga kalian nggak tersisihkan olehku. Cemungut kawan-kawan. April pamit undur diri.” April sedikit menyombongkan diri, sembari mengangkat telapak tangan. Isyarat untuk Laura yang berada di lorong depan perpustakaan sana, juga dadah dadah untuk empat anak tadi.
102.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 105 Beses bilang vanishes
Read
+Library
Setelah Bercerai, Aku Menjadi Dokter Sakti

Setelah Bercerai, Aku Menjadi Dokter Sakti

Vance tidak langsung bertanya. Dia membutuhkan beberapa detik untuk memastikan bahwa apa yang ada di depannya—angka di monitor yang bergerak ke arah yang benar, jaringan yang seharusnya nekrotik tapi tidak, anastomosis yang seharusnya tidak mungkin tapi ada—adalah nyata dan bukan sesuatu yang akan hilang jika dia berkedip. Lalu dia mengangkat kepalanya ke Caelan.
1028.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 988 Beses bilang vanishes
Read
+Library
Bangkitnya Dokter Agung

Bangkitnya Dokter Agung

SWOSSH! Siluet tubuh Harris mendadak lenyap secara absolut dari tempatnya berdiri. Ia benar-benar menghilang tanpa meninggalkan jejak angin, hingga belasan kultivator keluarga Viresta pun tidak mampu menangkap proyeksi gerakannya dengan mata telanjang. Pffftt—!
107.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 166 Beses bilang vanishes
Read
+Library
Vivian

Vivian

Ia tak dapat melihat apapun. Aglo masih belum mengerti. Ia terdiam, mengamati wajah Vivian. Tak mampu menahan, Vivian melebarkan mata dengan paksa dan meraih akar kering. Kemudian ia menghisap. Tak ada air didalamnya.
2.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 73 Beses bilang vanishes
Read
+Library
PREV
1234
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status