Jurnal Sang Dokter
Mendengar hal itu, aku menelan ludah, bulu kudukku pun mulai bergidik, tidak menyangka anak SMP sudah melakukan hal semacam itu.
“Apa kau belum pernah melakukannya?” tanya Anna menelisik. Aku menjawabnya dengan gelengan kepala cepat, tidak mungkin aku melakukan hal semacam itu, menjijikkan.
“Apa? kau yakin?” tanya Anna.
“Ya, aku masih vir-gin secara keseluruhan, dari ujung rambut hingga kaki,” ucapku.
“Wah, aku akan memberi tahu ibuku supaya kau mendapat tips yang besar,” ucap Anna.