Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Marvin Rock Si Suami Terhebat

Marvin Rock Si Suami Terhebat

beber Marvin lalu melempar pandangannya ke arah deretan lukisan-lukisan abstrak, terakhir pandangannya tak lepas dari The Violet Glory. “Bagaimana bisa Anda memahami lukisan abstrak yang tampak asal, Tuan? Bagi sebagian orang, apalagi orang awam, ya bagi mereka lukisan abstrak tidak punya makna.” “Bahkan bagi mereka lukisan abstrak tidak punya nilai seni. Itu seperti kataku tadi, bahwa seni dan apa pun yang terkait dengan keindahan, itu merupakan sesuatu yang subjektif. Bagus menurut kita, tapi belum tentu bagus menurut orang lain.”
1015.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 400 kali sebagai vulgar artinya
Baca
+Pustaka
TERLAHIR KEMBALI UNTUK MENGUBAH TAKDIR

TERLAHIR KEMBALI UNTUK MENGUBAH TAKDIR

(mereka saling menatap, lalu tertawa kecil bersama) Arga menunjukkan beberapa istilah gaul di layar. Arga: "Ini penting buat sehari-hari. Nih: 'gas', artinya ayo. 'Woles', artinya santai. 'Mager', artinya males gerak." Hina: (menulis serius) "Gas = ledakan atau uap panas. Woles = kelonggaran jiwa. Mager = malas guna revolusi." Arga: "Itu terjemahan pujangga mana? Ini pelajaran, bukan nulis kitab!"
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai vulgar artinya
Baca
+Pustaka
Kehidupan Edo yang Menakjubkan

Kehidupan Edo yang Menakjubkan

Namun, masalahnya adalah gambar-gambar itu terlalu vulgar. "Bibi, ini nggak bagus, 'kan?" Aku benar-benar nggak berani, terutama karena foto-fotonya terlalu vulgar. Banyak di antaranya adalah wanita. Memalukan sekali. Diana berkata dengan acuh tak acuh, "Kenapa harus malu? Anggap saja mereka sebagai barang jualan?" "Aku telah lama memilih. Aku nggak tahu harus memilih yang mana, jadi aku memintamu membantuku."
9.41.2M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33.1K kali sebagai vulgar artinya
Baca
+Pustaka
Kesempatan Kedua: Terlahir Kembali

Kesempatan Kedua: Terlahir Kembali

Violet berkata, "Bagi para artis, memiliki kehidupan pribadi yang berantakan atau merokok sebenarnya bukan apa-apa. Penggemar akan menoleransi segalanya dan hubungan masyarakat mudah menanganinya. Tapi, para artis itu menghasilkan lebih banyak uang daripada yang dapat dihabiskan orang biasa. Mereka malah nggak berdedikasi seperti orang biasa. Mereka mendapatkan uang dari penggemar, tapi memperlakukan mereka dengan dingin dan bersikap seperti orang penting pada staf. Hanya hal-hal ini yang akan membuat publik merasa jijik dan adalah yang paling fatal." Baik. Aku akan mengumpulkannya sekarang juga. Saat William hendak pergi, Violet malah berkata, "Tunggu! Kumpulkan dulu dan jangan menyebarkann
9.7788.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25.2K kali sebagai vulgar artinya
Tampilkan Ulasan (158)
Baca
+Pustaka
Lilis
Mirip dgn grace dan william. Tp utk karakter dingin, sinis dan balas dendamnya lebih suka grace, lebih menggigit, dan tepat sasaran. kalo violet kayak lebih banyak memaklumi. Tapi gak tau juga sih violet selanjutnya gmn, krn baru baca sampe bab 106. Moga2 violet lebih garang lagi ke romeo kedepannya
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Di Bawah Selimut Mr. Jaxx

Di Bawah Selimut Mr. Jaxx

Pernah menjadi mahasiswa kelas seni murni membuat Erica paham tentang hukum menjiplak karya seniman lain. Johan malah tertawa, “Ilegal kalau kau melakukannya untuk tujuan pribadi, Erica, tetapi jika sebuah lukisan diinginkan orang lain dan mereka tidak paham seni, salah satunya akan mati kalau tidak memiliki lukisan itu, bukan ilegal lagi. Itu sebuah hidayah, percayalah padaku, dan kau juga bisa melukis di rumah. Bukankah aku cukup murah hati?”
2.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai vulgar artinya
Baca
+Pustaka
Cintai Aku, Pak Dosen!

Cintai Aku, Pak Dosen!

“Aku juga tidak suka kebohongan.” “Apa ini soal pengkhianatan? Atau karya seni?” Danadyaksa meletakkan garpunya, ia sedikit mencondongkan tubuhnya ke depan. “Jika tentang karya seni, saya tertarik dengan Vincent Van Gogh,” Danadyaksa mengalihkan pandangan ke Lilith, “Pelukis dunia yang karyanya terkenal menggunakan warna-warna cerah dan ceria, berbeda jauh dengan kondisi individunya yang—sangat terisolasi dan menderita penyakit mental yang parah. Benar kan, Lilith?”
101.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai vulgar artinya
Baca
+Pustaka
Insya Allah Ada Jalan, Nak!

Insya Allah Ada Jalan, Nak!

sambutku datar. “Hajar, Bob!” sambut teman sebangkunya sambil terkekeh. Ketika mataku melirik tajam padanya, anak itu langsung diam. “Emm, jadi begini, Pak,” anak muda bernama Bobby terdiam sejenak. Lalu, lanjutnya, “Teori seni rupa sudah pernah dibahas sebelumnya di kelas satu. Pasti Bapak akan menjelaskan tentang seni murni dan seni terapan, kan? Aku akan menjelaskan pada Bapak, bahwa seni murni adalah seni rupa dua dimensi atau tiga dimensi yang dibuat oleh seniman hanya untuk bernilai seni semata, contohnya lukisan, patung, ukiran, dan sebagainya.”
1010.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 398 kali sebagai vulgar artinya
Baca
+Pustaka
Terjerat Cinta Palsu CEO

Terjerat Cinta Palsu CEO

Dia menganga lebar, berdecak kagum atas buah tangan pria yang selama ini selalu dikira orang-orang sebagai lelaki pemikat wanita, namun pecundang. "Wah, This is crazy man! Kenapa dia tidak pernah menunjukkan bakatnya? Kupikir dia hanya bisa memuaskan perempuan saja, haha..." timpal yang lain. "Aku suka suasananya solah-olah sedang melihat gadis itu menari di atas panggung. Apa dia pelukis impresionisme seperti Marry Cassatt?" "Vladimir Volegov? Kurasa lukisan Dean memiliki kemiripan dengannya. Cahayanya, teknik catnya, dan ... warnanya. Dam perfect!"
2.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai vulgar artinya
Baca
+Pustaka
Tetanggaku Rajin (Minta)

Tetanggaku Rajin (Minta)

“Dasar semprul! Kirain sumpitnya mau buat nyolek-nyolek lipstick.” “Bakat dandanku ini udah sejak lama, Rin. Cuman ya, baru punya hape android belum lama, sih. Jadi baru tau dunia luar soal dandan, soal ngeplok, artis-artis itu semuanya ngeplok malah tambah banyak duit, ye?” “Nge-Vlog, Mbak! Vlog itu Video Blogging.” “Ah! Aku gak ngerti. Pokoknya pengen dandan aja mulai sekarang. Biar orang-orang gak ngatain aku krisye,”
108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 165 kali sebagai vulgar artinya
Baca
+Pustaka
Mengubah Takdir Sang Antagonis dan Suaminya

Mengubah Takdir Sang Antagonis dan Suaminya

“Bahkan mungkin akan saya tambahkan bahwa Anda sempat muntah darah sedikit.” Valeriana tertawa kecil. “Bagus. Kau berbakat jadi artis sinetron, Anna. Pergilah.” Anna terdiam, jelas kebingungan. “Artis sinetron… itu apa, Nyonya?” tanyanya polos. Valeriana mendadak terdiam. Aish. Ia keceplosan. Itu istilah dari dunia modern—jelas tak dikenal di tempat ini.
9.937.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai vulgar artinya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
8

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Menarik sekali mendalami bagaimana istilah vulgar telah menyusup ke berbagai aspek budaya populer di Indonesia! Dari percakapan sehari-hari hingga media hiburan, istilah-istilah tersebut sering kali membawa nuansa yang berbeda, bahkan kadang dapat mengubah makna yang lebih mendalam. Misalnya, dalam komedi atau film seperti 'Bodyslam', penggunaan bahasa kasar sering kali menghasilkan efek komedi yang kuat. Tapi yang lebih menarik adalah bagaimana hal itu menciptakan ikatan antar penggemar. Kita bisa merasakan keakraban saat sesama penggemar dapat berbagi tawa ketika mengingat adegan tertentu. Meski terkadang ada kritik terhadap penggunaan bahasa vulgar, saya merasa hal ini mencerminkan kejujuran ekspresi yang dilakukan banyak orang dalam konteks yang tepat. Mereka kadang menggunakan istilah kasar tidak hanya untuk menyampaikan emosi, tetapi juga untuk mendekatkan diri dengan audiens. Jadi, saya rasa, istilah vulgar itu bisa jadi pedang bermata dua, menggugah tawa sekaligus menyentuh sisi sensitif kita.

Jika kita berpikir lebih dalam, banyak juga karya anime yang memanfaatkan istilah vulgar untuk menambah kedalaman karakter. Dalam ‘Great Teacher Onizuka’, karakter utama sering menggunakan frasa kasar, tetapi justru hal ini yang membuatnya terasa lebih asli dan relatable. Wajar jika banyak remaja terpengaruh dan mulai mengadopsi gaya bicaranya. Ada kekuatan dalam cara kita berbicara, dan istilah vulgar sering kali menunjukkan posisi terkait kehidupan sosial yang lebih luas."

Keduanya, istilah vulgar bisa menjadi pertanda jelas dari generasi yang sedang mengalir, tetapi juga bisa menjadi titik perdebatan. Di satu sisi, bisa jadi alat untuk mengekspresikan diri; di sisi lain, bisa juga dianggap tidak sopan. Ini benar-benar menciptakan diskusi yang menarik dalam komunitas, terutama di kalangan kreator konten yang menganggap hal ini sebagai bagian dari daya tarik. Jadi, bisa dibilang istilah vulgar adalah jembatan antara budaya lokal dan global, yang menunjukkan hubungan antar berbagai generasi.

Yang membuat saya lebih tertarik lagi adalah bagaimana istilah tersebut muncul di media sosial. Di platform seperti TikTok, istilah-istilah vulgar sering digunakan dalam meme atau viral challenge, menciptakan tren baru yang dengan cepat menyebar. Ini, pada gilirannya, memengaruhi cara kita tetap terhubung satu sama lain. Dari sana, saya melihat istilah vulgar tidak hanya membawa dampak negatif, tetapi juga menjadi cara untuk berkomunikasi, berinteraksi, dan bahkan bersenang-senang. Ah, pasti ada banyak yang bisa kita gali lebih dalam tentang hal ini!

Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status