Terjerat Takdir Tuan Saka
Ada rasa hangat di dadanya, sebuah perasaan aman dan nyaman.
Di ruang kerja yang dulu hanya terasa sepi dan dingin itu, sekarang benar-benar terasa sebuah kehangatan. Keheningan mereka bukan lagi sesuatu yang menegangkan, melainkan penuh rasa nyaman yang baru mereka sadari. Saka, yang biasanya keras dan dingin, perlahan mulai belajar bahwa bersikap manja juga bisa menjadi kekuatan. Dan Arum ada di sana untuk menerimanya dengan lembut, sabar dan penuh perhatian.